/
Jum'at, 23 September 2022 | 13:29 WIB
Koase foto Brigadir J dan pemeran Brigadir J saat rekonstruksi. (dok polri/facebook kel brigadir j)

SuaraTasikmalaya.id - Teka-teki apa yang terjadi di Magelang masih misteri. Isu besar yang dilontarkan Kuat Ma'ruf dan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi adalah tentang pelecehan seksual dan perkosaan.

Ada saksi kunci yang juga ada di Magelang, yakni Bripka RR yang justru melihat hal bertentangan dari kesaksian Kuat dan Putri.

Ketika itu Brigadir J dan Kuat bertengkar lantaran dituduh melakukan pelecehan pada istri Ferdy Sambo.

Saat itu Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, berbalik marah pada Kuat lantaran difitnah telah melecehkan istri Ferdy Sambo.

Ketika itu, dikatakan Bripka RR, jika Brigadir J mengalah, menjauhi Kuat Maruf

Namun, Bripka RR mendapat perintah untuk membawa Brigadir J ke kamar Putri.

Brigadir J awalnya tidak mau lantaran masih marah pada Kuat yang menuduhnya melakukan pelecehan.

Namun Bripka RR memaksa Brigadir J dengan cara membujuknya agar segera menemui istri Ferdy Sambo di kamar.

Pertengkaran di Magelang

Baca Juga: Tes Kepribadian: Pilih Gambar, Ungkap Karakter yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Kolase Putri Candrawathi dan tersangka Kuat Maruf. Keduanya beraam tiga lainnya jadi tersangka pembunuhan Brigadir J. (sumber: Dok.Istimewa)

Bripka RR atau Bripka Ricky Rizal mengungkap peristiwa yang terjadi di Magelang, Jawa Tengah.

Dari keterangan Bripka RR, dugaan yang terjadi di Magelang ada pertengkaran antara Brigadir J dengan sopir keluarga Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf.

Selain itu, Brigadir J juga dikabarkan menolak masuk kamar Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo.

Kemudian, dugaan lain akhirnya Brigadir J terpaksa melayani istri Ferdy Sambo lantaran adanya desakan dari Putri Candrawathi.

Pisau Kuat

Peristiwa tentang dugaan pelecehan seksual yang diakui Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf  diduga terjadi di Magelang. 

Kabarnya, Brigadir J terpaksa masuk ke kamar Putri Candrawathi. Dia masuk kamar setelah diminta Bripka RR.

Sebelum itu, Brigadir J sempat bertengkar dengan Kuat Ma'ruf. Bahkan Kuat sampai menyiapkan pisau di saat adanya pertengkaran tadi.

Dikatakan Bripka RR melalui pengacaranya, Erman Umar, saat itu Putri Candrawathi menanyakan keberadaan Brigadir J.

Ketika itu, dijelaskan Bripka RR, jika  Brigadir J sempat menemui istri Ferdy Sambo.

Saat itu Brigadir J masuk kamar Putri dalam kondisi normal, atau tidak memperlihatkan ketakutan pada satu hal.

Saat itu dikatakan Bripka RR, yang terlihat menangis adalah asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo, yakni Susi.

Saat Susi yang terlihat menangis, Kuat Ma'ruf malah tampak marah-marah.

Ketika itu Bripka RR langsung bertanya pada Kuat, apa yang terjadi, Kuat menjawab jika Brigadir J melakukan tindakan tidak terpuji apa istri Ferdy Sambo.

Load More