Suara.Tasikmalaya.id - Tak ada yang menyangka jika bencana alam kembali terjadi di tanah Jawa Barat, khususnya Tasikmalaya.
Kabar terbaru tentang bencana alam yang terjadi Tasikmalaya adalah rusak parahnya jalan utama penghubung Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya dan Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran.
Berikut adalah sederet fakta tentang kerusakan jalan tersebut yang dirangkum dari berbagai sumber.
1. Jalan retak lebar dan panjang
Terjadi kerusakan cukup parah di jalan penghubung tersebut. Retakkan jalan terlihat cukup lebar dan panjang.
Jika diukur dengan alat manual, keretakan jalan sekitar sejengkal tangan orang dewasa dengan panjang mencapai 100 meter.
2. Diguyur hujan
Jalan penghubung tersebut rusak parah saat hujan deras mengguyur. Dan retakan semakin terlihat ketika hujan wilayah tersebut pada Jumat (23/9/2022) malam hingga Sabtu (24/9/2022) pagi, reda.
Curah hujan di wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir ini cukup tinggi.
Baca Juga: Berani Buka-bukaan, Ternyata Karena Hal Ini Krisdayanti Bercerai dari Anang Hermansyah
Derasnya hujan membuat debit air melimpah dan mengikis permukaan tanah sehingga membuat retakan.
3. Sejalur
Rusaknya jalan membuat jalur utama sepanjang pantai Selatan terganggu.
Hal itu terjadi karena rusak parah, dan jalan yang bisa digunakan hanya satu jalut, itupun harus melaju perlahan.
4. Segera perbaikan
Saat ini pemerintah mulai melakukan perbaikan setahap demi setahap. Hal itu segera dilakukan agar jalan bisa digunakan kembali secara normal.
Berita Terkait
-
Salut! Office Boy di Tasikmalaya Gagalkan Dua Pelaku Ganjal Mesin ATM, Drama Penguncian Basement Sangat Menegangkan
-
Ada Bau Garong Program Indonesia Pintar di Kantor Pendidikan Kota Tasikmalaya, Jaksa Gencar Penggeledahan
-
Video Viral PNS Tendang Motor Perempuan sampai Jatuh, Asalnya sok Jago kini Nasibnya Mengkhawatirkan
-
Status Honorer akan Disingkirkan Rezim Jokowi, Jeritan Nakes di Tasikmalaya Minta Kejelasan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati