/
Sabtu, 08 Oktober 2022 | 11:08 WIB
Kolase foto dokumen Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo bersama mendiang Brigadir J. (nstagram @nyinyir_update_officialayar/dok polri)

Dari tayangan yang mereka lihat bersama, Brigadir J masih hidup saat Ferdy Sambo tiba di rumah dinasnya di kompleks duren 3 Jakarta Selatan.

Kemudian setelah menonton rekaman CCTV, Arif langsung melapor kepada Hendra Kurniawan.

Dari sana, Hendra Kurniawan langsung memberitahukannya pada Ferdy Sambo.

Perintah khusus di Rabu 13 Juli 2022

Kemudian pada Rabu 13 Juli, Ferdy Sambo memanggil Arif ke ruangannya. 

Di sana, Ferdy Sambo bertanya Arif, siapa saja yang sudah melihat rekaman CCTV itu. 

Mendapat pertanyaan dari Ferdy Sambo, Arif menjawab beberapa nama, di antaranya dia, Ridwan, Chuvk dan Baiquni yang melihatnya.

Dari sana Ferdy Sambo langsung memberi perintah pada Arif untuk memusnahkan semua barang bukti penting tersebut.

Kesaksian Ferdy Sambo

Baca Juga: Tes Psikologi: Ketahui Hambatan dan Rintangan Terbesar Anda melalui Objek yang Dipilih

Kemudian dalam persidangan etik, Ferdy Sambo mengakui dan membenarkan dirinya memerintahkan Arif untuk memusnahkan rekaman CCTV itu.

Akan tetapi Ferdy Sambo membantah jika anak buahnya Hendra Kurniawan, tahu tentang rekaman CCTV tersebut. 

Load More