SuaraTasikmalaya.id - Malam-malam sejak Brigadir J dihabisi pada Jumat (8/7/2022), banyak skenario yang terbongkar.
Ada kejadian di malam 9 Juli dan 13 Juli di mana Ferdy Sambo memberikan perintah yang sangat mengerikan.
Perintah Ferdy Sambo adalah menyasar anggota Polri yang terlibat dalam rangkaian skenarionya dalam kasus pembantaian Brigadir J.
Apa saja yang terjadi berikut kronologi mengerikan Ferdy Sambo untuk anggota Polri yang terlibat.
9 Juli 2022, Hendra Kurniawan bergerak
Pada Sabtu 9 Juli 2022, anak buah Ferdy Sambo yang dikenal lolay, Hendra Kurniawan bergerak cepat.
Hendra Kurniawan ketika itu menghubungi AKBP Arif Cahya. Tersangka yang saat itu berpangkat Brigjen ini meminta bawahannya itu untuk memeriksa CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Ketika itu, Hendra Kurniawan menghubungi Arif melalui ponsel milik Agus Nur Patria yang berpangkat kombes.
Perintah Hendra Kurniawan langsung dijalankan Arif. Saat itu Arif bertanya pada Agus terkait anggota mana yang akan diperintahkan untuk menemuinya memeriksa rekaman CCTV yang terkait dengan perkara dugaan pembunuhan berencana Brigadir J.
Baca Juga: Bocoran Ikatan Cinta: Incaran Baru Agus Rimba, Papa Surya Menderita Akibat Ulah Sosok Terdekatnya
Dari sana diketahui jika rekaman kamera CCTV sudah diambil oleh Irfan untuk diamankan oleh Arif atas perintah Ferdy Sambo.
Setelah itu Arif bukti tersebut kepada Kasubag Audit Baggak Etika Rawaprof, Kompol Chuck Putranto dalam plastik hitam.
Kemudian rekaman CCTV tersebut diserahkan oleh Chuck Putranto dan Arif Rahman ke Polres Jakarta Selatan pada keesokan harinya.
Di luar dugaan, rekaman CCTV yang diterima AKP Rifaizal Samual tersebut tidak dibuatkan berita acara sebagaimana mestinya.
Senin 11 Juli 2022, dipanggil Ferdy Sambo
Kemudian pada senin 11 Juli 2022, sekitar pukul 10.00, Ferdy Sambo memanggil Chuck ke ruangannya.
Berita Terkait
-
Tak Sadar akan Dibantai, Ternyata Ini Isi Chat WhatsApp Brigadir J kepada Putri Candrawathi yang Bikin Merinding
-
Akui Bersalah Ferdy Sambo Akhirnya Minta Maaf ke Keluarga Brigadir J, Ternyata Karena Alasan Ini
-
Siap-siap Ferdy Sambo dkk Diadili, Barang Bukti Kasus Pembunuhan Brigadir J Telah Dilimpahkan ke Kejari Hari Ini
-
Kuasa Ferdy Sambo Belum Berakhir, Uang Bisa Dibeli dengan Uang
-
Darah Brigadir J Membekas di Istana, Kuasa Ferdy Sambo dan Dorongan Amplop ke Kementrian
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus