Setelah itu, pada tahun 2021, Teddy Minahasa mendapat jabatan Kapolda Sumatera Barat.
Dan saat ini, Teddy Minahasa ditunjuk menjadi Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Pol Nico Afinta yang diduga dalam posisi bermasalah.
Apa yang terjadi di tubuh Polri sehingga tidak mampu memberikan kontrol ketat pada anggotanya.
"Kok orang seperti Pak Teddy Minahasa bisa dipromosikan sampai tiga kali jadi Kapolda. Jabatannya strategis betul," kata Susno Duadji dikutip tvOneNews, Jumat (14/10/2022).
Itu artinya kata Susno Duadji, lembaga Polri belum bisa secara efektif menyaring kepribadian seseorang maupun jejak karier masing-masing anggotanya meski dilengkapi kekuasaan.
"Artinya di dalam tubuh Polri sendiri tidak mampu memantau karier seseorang (anggota), tidak mampu memantau kepribadian seseorang (anggota Polri)," katanya.
Melihat apa yang terjadi pada Teddy Minahasa, Susno Duadji lantas menaruh curiga.
Dia bertanya-tanya, apakah jabatan strategis Teddy Minahasa diperoleh karena kekuatan uang sang jenderal.
"Saya juga curiga. Apakah karena Pak Teddy Minahasa ini punya kemampuan finansial yang lebih, sehingga dia dipromosikan sampai tiga kali jadi Kapolda," ucap Susno Duadji.
Baca Juga: Pulang ke Rumah? Lesti Kejora Kepergok Kembali Mesra dengan Rizky Billar
"Saya pernah menyatakan dalam satu forum. Kok seperti tidak ada orang lain saja. Seorang jadi Kapolda sampai tiga kali sampai empat kali, sedangkan yang lain bermimpi saja tidak boleh," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Teddy Minahasa ditangkap dan ditempatkan di ruang khusus.
Teddy Minahasa ditangkap karena diduga terlibat jaringan narkoba di tanah air tercinta Indonesia.
Kasus yang membelit Teddy Minahasa saat ini diduga menyalahgunakan jabatan Kapolda Sumatera Barat untuk bisa mendapatkan dan menjual barang bukti sabu 5 kg ke penadah di Jakarta.
Sebagai anggota Polri, Teddy Minahasa dikenal sebagai jenderal dengan kekayaan berlebih.
Pada 31 Desember 2021, Laporan Harta Kekayaan Negara (LHKPN) mencatat jika Teddy Minahasa memiliki kekayaan total sebesar Rp 29,9 miliar lebih.
Dia juga memiliki aset tanah dan persawahan di Kota Pasuruan dan Malang, Jawa Timur.
Jika dikalkulasi, kekayaan Teddy Minahasa memiliki nilai total aset hingga Rp 25 miliar.
Mantan Ketua Komunitas Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), ditaksir memiliki nilai Rp 2 miliar dari kendaraan yang ada.
Nilai itu belum termasuk kendaraan mewah motor Harley Davidson Solo senilai Rp 650 juta hingga mobil Jeep Wrangler senilai Rp 750 juta. (*)
Artikel ini telah tayang di suara.com berjudul: Irjen Teddy Minahasa 3 Kali Jadi Kapolda, Susno Duadji Curiga Pakai Uang untuk Promosi Jabatan
Berita Terkait
-
UPDATE! Irjen Pol Teddy Minahasa dan 4 Anggota Polri Lainnya Masuk Daftar 11 Tersangka Kasus Peredaran Narkoba
-
Hubungan Kapolda Jatim Irjen Teddy Minahasa dengan Seorang Mami, Sampai Minta Jatah 10 Kg Sabu ke Kapolres
-
Jadi Kapolda Jatim, Ini Koleksi Moge Teddy Minahasa yang Juga Ketua Klub Harley
-
Ditunjuk Jadi Kapolda Jatim, Ini Profil Teddy Minahasa yang Punya Kekayaan Rp29 Miliar
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan