/
Rabu, 26 Oktober 2022 | 16:12 WIB
Brigadir J alias Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat korban pembunuhan berencana Ferdy Sambo. (Vera Simanjuntak berikan kesaksian dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir J) (Suara.com)

SuaraTasikmalaya.id – Bharada E alias Bharada Richard Eliezer turut menyampaikan duka citanya kepada kekasih dari Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabat, yakni Vera Simanjuntak. Diketahui bahwa Bharada E mengucapkan rasa duka citanya tersebut setelah selesai mendengar kesaksian dari Vera serta Mahareze Rizky yang merupakan adik dari Yosua.

Ungkapan duka cita tersebut diutarakan oleh Bharada E saat persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Selasa (25/10/2022).

"Saya turut berduka cita kepada Mbak Vera untuk tetap dikuatkan," ucap Bharada E kepada Vera.

Dari pihak Richard sendiri juga tidak menepis keterangan yang diberikan oleh Vera kepada Majelis Hakim. Menurutnya, semua hal yang disampaikan tersebut sudah benar adanya.

"Semua pernyataan sudah benar yang Mulia," ungkap Richard.

Ketua Majelis Hakim yakni Wahyu Imam Santosa sebelumnya juga telah bertanya kepada Vera mengenai suka dan duka Brigadir J selama menjadi ajudan Ferdy Sambo.

Vera kemudian menjawab bahwa Yosua tidak pernah bercerita mengenai suka dan dukanya selama menjadi ajudan Ferdy Sambo. Akan tetapi, saat Yosua baru menjadi ajudan pada tahun 2019 silam, Yosua bercerita kepadanya bahwa ia sedang ada masalah dengan Brigadir Daden Al Haq.

Kekasih dari Yosua tersebut juga mengungkapkan bahwa Yosua tidak pernah bercerita apakah ia sedang bermasalah dengan Richard Eliezer atau tidak.

Selain itu, Vera juga membeberkan isi chatnya di WhatsApp dengan Yosua sebelum ajudan tersebut dibunuh di Duren Tiga Jakarta Selatan, pada Jum’at (08/07/2022)

Baca Juga: Revitalisasi BCB Dispora Yogyakarta Ditargetkan Kelar Akhir 2022

Vera bercerita pada waktu itu tepatnya pada 8 Juli 2022, Yosua menelepon dirinya hingga tiga kali. Akan tetapi Vera tidak dapat menjawab panggilan tersebut.

"Ada jam 16.10, itu telepon 4 panggilan tak terjawab dari beliau. Karena saya lepas dinas, saya berangkat ke Bangko untuk beli keperluan. Karena sedang di perjalanan, saya tidak angkat," kata kekasih Yosua.

Vera kemudian menghubungi Yosua kembali, akan tetapi tidak mendapat jawaban darinya. Kemudian Vera mencoba menghubungi Yosua melalui chat. Sambil menangis, Vera memberi kesaksian tersebut saat di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Tetapi sampai di rumah, saya telepon balik, tetapi putus. Hanya memanggil, tidak berdering. Terus saya chat, kenapa bang? Itu jam 16.25," kata Vera.

"Saya telepon jam 16.31. 'Kenapa bang?'. 'Maaf ya dek nanti abang kabari lagi.' Itu yang terakhir," ujar Vera. (*)

Artikel ini telah tayang di suara.com dengan judul “Ucapan Bharada E ke Pacar Brigadir Yosua di Sidang: Saya Turut Berduka Cita Mbak Vera”

Load More