- Sequis Life catat premi Rp3,22 T dan RBC 572%, jauh di atas standar regulator.
- Resmikan Sequis Center Bali di Denpasar untuk dorong inklusi keuangan dan layanan terpadu.
- Realisasi klaim Rp1,51 T jadi bukti komitmen perlindungan nasabah sepanjang 2025.
Suara.com - PT Asuransi Jiwa Sequis Life (Sequis Life) menunjukkan taji di industri asuransi jiwa dengan membukukan performa keuangan yang solid sepanjang tahun 2025. Memperkuat posisi pasarnya, perusahaan resmi melakukan ekspansi strategis melalui peresmian Sequis Center Bali di Denpasar guna mendorong inklusi keuangan di wilayah tersebut.
Berdasarkan laporan keuangan (un-audited) per 31 Desember 2025, Sequis Life berhasil meraup Pendapatan Premi bruto sebesar Rp3,22 triliun dengan Total Aset mencapai Rp23,43 triliun. Angka ini mencerminkan stabilitas perusahaan di tengah dinamika ekonomi nasional.
Tak hanya itu, tingkat kesehatan finansial perusahaan pun tergolong sangat sehat. Sequis Life mencatatkan Risk-Based Capital (RBC) atau Rasio Tingkat Solvabilitas sebesar 572%. Angka ini melonjak jauh di atas ketentuan minimum regulator. Kepercayaan nasabah juga dibuktikan melalui realisasi pembayaran klaim dan manfaat yang mencapai Rp1,51 triliun.
Fokus Inklusi di Pulau Dewata President Director & CEO Sequis Life, Ted Margono, menegaskan bahwa kehadiran Sequis Center Bali merupakan langkah konkret perusahaan untuk mendekatkan akses perlindungan kepada masyarakat Bali. Gedung yang berlokasi di Jl. Cok Agung Tresna, Denpasar ini mengintegrasikan pusat layanan (RSC), pusat pelatihan (RTC), dan kantor pemasaran dalam satu atap.
"Fokus utama kami adalah memperkuat kanal keagenan dan memperluas akses produk dengan layanan berorientasi kepuasan nasabah. Bali adalah wilayah prioritas dengan fondasi ekonomi yang kuat, khususnya di sektor pariwisata dan pemerintahan," ujar Ted dalam peresmiannya, Senin (9/2).
Ted optimis, ekspansi ini akan mendukung kampanye 2026 perusahaan, "Melindungi yang Paling Berarti". Selain memberikan layanan proteksi, Sequis Center Bali juga dirancang untuk membuka peluang karier bagi masyarakat lokal sebagai agen asuransi profesional.
Fasilitas Inklusif dan Modern Uniknya, gedung baru ini mengusung konsep desain modern dengan filosofi "payung sebagai shelter". Tak hanya estetika, gedung ini dibangun ramah lansia dan disabilitas dengan penyediaan ramp kursi roda serta toilet aksesibel. Tersedia pula fasilitas health check-up mandiri gratis bagi nasabah.
"Peran agen sangat besar untuk mengedukasi masyarakat bahwa asuransi adalah instrumen perlindungan finansial, bukan beban. Ini adalah wujud nyata dari upaya Protecting Indonesian Lives," tutup Ted.
Baca Juga: Monster Kepala Seribu: Saat Birokasi Asuransi Menghancurkan Kemanusiaan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi
-
Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?
-
Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!
-
Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil
-
Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?
-
Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh
-
Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya
-
Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK
-
DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus
-
Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI