/
Minggu, 30 Oktober 2022 | 15:15 WIB
Menpora memastikan pemerintah tidak akan ikut campur dalam KLB PSSI yang akan segera digelar dampak kasus Kanjuruhan. (Foto:PSSI)

SuaraTasikmalaya.id - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali angkat bicara terkait gelaran Kongres Luar Biasa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau KLB PSSI.

Menpora Zainuddin mengatakan bahwa pemerintah sudah memutuskan untuk tidak ikut campur dalam KLB PSSI yang akan digelar dalam waktu dekat itu.

Tak hanya itu, Zainuddin juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengintervensi gelaran KLB PSSI nanti.

"Sudah diputuskan, pemerintah tidak akan ikut campur," ucap Menpora di sela pengarahan terhadap atlet binaan Universitas Semarang (USM) di Semarang, Minggu, 30 Oktober 2022 sebagaimana dikutip tasikmalaya.suara.com

Mantan anggota DPR-RI ini juga menjelaskan bahwa KLB sudah menjadi suatu kewenangan dari federasi sepak bola dalam hal ini PSSI.

Dalam arti lain bahwa, gelaran KLB ini apabila sudah diputuskan di internal PSSI maka dipersilahkan untuk dijalankan. 

Oleh karena itu, pemerintah sudah seharusnya menghormati apapun hasilnya nanti.

"Kita tunggu saja, apapun hasilnya," lanjut Zainuddin.

Sebelumnya, PSSI dikabarkan akan menggelar KLB lebih cepat dari waktu yang di jadwalkan.

Baca Juga: Demi Pastikan Penyebab Gagal Ginjal Akut pada Anak, Kapolri Instruksikan Polda Kumpulkan Sampel Penderita untuk Uji Lab

Berbagai desakan dari beberapa pihak menghampiri PSSI untuk segera menggelar KLB, salah satunya dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF).

Desakan tersebut ada setelah kasus tragedi di stadion Kanjuruhan, Malang.

Tragedi kemanusiaan itu menewaskan 135 orang dan melukai ratusan orang lainnnya.

Dalam dokumen yang dikeluarkan TGIPF pada 14 Oktober lalu, direkomendasikan agar jajaran Exco PSSI termasuk Ketua Umumnya Mochamad Iriawan mengundurkan diri dan bertanggung jawab atas peristiwa mengerikan itu.(*) 

Sumber: ANTARA NEWS

Load More