/
Minggu, 30 Oktober 2022 | 15:03 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan intruksi agar Polda turut membantu mengumpulkan sampel darah penderita gagal ginjal akut untuk diperiksa di lab. ((tangkapan layar/Rakha))

SuaraTasikmalaya.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Purnomo mengintruksikan seluruh jajaran Polda untuk mengumpulkan sampel para penderita gagal ginjal akut yang banyak di derita oleh masyarakat belakangan ini.

Langkah itu diambil pihak Kepolisian untuk memudahkan dalam pengumpulan sampel yang nantinya akan diperiksa di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).

Hal itu disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, Sabtu 29 Oktober 2022 sebagaimana dikutip tasikmalaya.suara.com dari PMJ News.

Dedi juga menjelaskan terkait mekanisme pengambilan sampel para pasien penderita gagal ginjal akut ini.

"Sudah memerintahkan dari krimsus masing-masing Polda yang saat ini pasien sudah dirawat di RS diambil sampel darahnya, sampel urinenya, sama obat yang diminum,” ucap Dedi.

Selain itu, ia menambahkan, bahwa nantinya seluruh sampel yang terkumpul akan diuji lab oleh para ahli.

Hal itu untuk mengetahui dan memastikan apa penyebab dari gagal ginjal akut yang belakangan terjadi secara bersamaan. 

“Itu diambil semuanya dulu di-lab kan semuanya. Hasil lab-nya seperti apa dibawa ke Jakarta lagi dan nanti rapatkan lagi dengan para ahli baru nanti dibuat suatu kesimpulan,” ujarnya.

Namun, pengumpulan sampel tersebut juga tentu tidak akan mudah.

Baca Juga: Beda Penerapan Pasal pada 6 Tersangka di Kasus Kanjuruhan, Begini Penjelasan Polisi

Pasalnya, sampel ditarik dari seluruh Indonesia sehingga dibutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Terlebih lagi lanjut Dedi, untuk mendapatkan hasil kesimpulannya nanti setelah diujikan.

“Masih mendatakan. Jadi agak lama itu karena masih mendatakan itu, dari seluruh Indonesia,” pungkas Dedi.(*)

Sumber: PMJ News

Load More