SuaraTasikmalaya.id - Menang-kalah dalam sebuah pertandingan sepak bolah termasuk di Piala Dunia adalah hal biasa, dan tentu pemenang hanya ada satu.
Namun, dalam setiap final pertandingan Piala Dunia ternyata menorehkan cerita menarik bagi berbagai negara.
Salah satunya, bagi 3 negara ini yang meski sering masuk final Piala Dunia, namun tidak pernah menang.
Bahkan, salah satunya bahkan disebut sebagai spesialis sang juara harapan di Piala Dunia.
1. Belanda (3 kali final).
Negara sang Wesley Sneijder ini ternyata selalu gagal menembus pertahanan lawan di final Piala Dunia.
Tercatat, si jersey Oranye ini gagal jadi juara Piala Dunia sebanyak 3 kali, yakni pada 1947, 1978, dan 2010.
Terpaksa tunduk dalam setiap pertandingan hanya duduk sebaga juara harapan.
Harapan mereka di Piala Dunia 2022 Qatar bisa menghilangkan gelar tersebut.
Baca Juga: Pasca Sule Terhempas, Nathalie Holscher Nostalgia Panggilan Sayang dengan sang Mantan Kekasih, CLBK?
2. Hungaria (2 kali).
Kemampuan Hungaria menembus sesi final Piala Dunia ternyata sudah lama yakni pada 1938 dan 1954.
Hingga saat ini Hungaria belum lagi bisa menembus penentu pemenangan, bahkan pada Piala Dunia 2022 Qatar timnas mereka tak bisa lolos ke babak utama.
3. Cekoslovakia (2 kali).
Timnas negara ini terhitung masih kuat dan mampu menembus final saat belum terpisah seperti sekarang yang menjadi Republik Ceko dan Slovakia.
Kekuatan negara ini sempat terpandang dan diperhitungkan pada 1934 dan 1962 mampu menduduki posisi calon juara.
Sayangnya, dua kali kesempatan itu disia-siakan, hingga saat ini negara tersebut belum pernah juara Piala Dunia, walaupun sebatas masuk final.(*)
Artikel ini telah tayang di Suara.com dengan judul: 3 Negara yang Sering Kalah di Final Piala Dunia, Salah Satunya Dijuluki Spesialis Runner-up
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Klasemen Sementara Peringkat Ketiga Terbaik Piala Dunia 2026: Belgia Terancam, Portugal Belum Aman
-
Fajar Nugra Gunakan Pakaian Dalam Wanita untuk Pelet di Film Pemikat Jiwa
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
6 Weton yang Berpotensi Kaya Raya, Sukses dan Hoki Sepanjang Hidup
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat
-
Fakta Menarik Norwegia vs Senegal: Dari Rekor Erling Haaland hingga Sejarah Gol Marcus Pedersen