SuaraTasikmalaya.id - Sahabat dekan Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru baru-baru ini menyampaikan kegelisahan terkait kasus yang dialami oleh sahabatnya.
Fitri Salhuteru menyebutkan bahwa setiap kasus yang dihadapi oleh Nikita Mirzani selalu ditangani secara berlebihan.
Hal tersebut kemudian menimbulkan kecurigaan di benak Fitri terkait kasus-kasus yang dihadapi oleh Nikita Mirzani.
Sebagai sahabat, Fitri membela Nikita Mirzani dan meminta untuk tidak terlalu terburu-buru menyebutkan sahabatnya tersebut bersalah.
“Nikita sudah menunjukkan, kalau dia memang berbuat salah dia tau resikonya apa, tapi kita kan nggak boleh memvonis Nikita bersalah, karena proses hukumnya masih berjalan,” papat Fitri seperti dikutip dari kanal YouTube Indosiar, Jumat (4/11/2022).
Ia menyebutkan, setiap kasus yang dihadapi oleh Nikita Mirzani selalu berlebihan dalam penanganannya.
“Yang harus ditegaskan adalah, setiap kali Nikita bermasalah, selalu saya orang terdekat Nikita merasa berlebihan sih penanganan terhadap Nikita,” katanya.
Lebih lanjut Fitri mengungkapkan bahwa dirinya akan selalu ada untuk menemani setiap proses yang dilalui.
“Nikita Mirzani, saya akan selalu membela kamu, dan kamu selalu mempunyai bahu saya untuk bersandar, jangan takut selama kamu merasa benar,” pungkasnya.
Baca Juga: Polda Jateng Ringkus Dua Komplotan Pencuri Bermodus Pecah Kaca Mobil, Beraksi di Belasan Lokasi
Kejanggalan kasus Nikita Mirzani juga diungkapkan oleh Ferdinand Hutahaean, menurutnya kasus Nikita Mirzani terdapa unsur pemaksaan.
“Kasus ini bagi saya ada nuansa pemaksaan yang harus menjerat Nikita supaya ditahan,” ungkapnya.
Menurutnya pasal-pasal yang diterapkan kepada Nikita Mirzani mensyaratkan harus ada kerugian materiil yang nyata.
“Bagi saya ini janggal dan layak dipertanyakan,” imbuhnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?