/
Sabtu, 05 November 2022 | 08:23 WIB
Jessica Iskandar mengalami depresi berat pasca merasa tertipu Rp9,8 miliar. (Suara.com/Oke Atmaja)

SuaraTasikmalaya.id - Pengakuan artis Jessica Iskandar yang telah menjadi korban penipuan cukup mengejutkan banyak orang.

Pasalnya, jumlah kerugian yang dialami Jessica Iskandar cukup fantastis, yaitu sekitar Rp 9,8 miliar.

Konferensi pers yang diadakan Jessica Iskandar di YouTube pribadinya pasa 15 Juli 2022 lalu, menjelaskan kronologi kejadian yang dia alami.
"Penipuan ini bermula saat saya berpindah ke Bali, waktu 2020. Saya ditawarkan untuk endorse mobil oleh Triip.id dengan skema saya dipinjamkan mobil Alphard milik Triip.id selama satu minggu dengan imbalan mempromosikan Triip.id di Instagram," kata Jessica Iskandar.

Berawal dari kerja sama tersebut, Jessica Iskandar merasa tertarik dengan bisnis yang ditawarkan, yaitu dengan menyewakan mobil pribadinya.

"Saya menitipkan mobil pribadi saya, Alphard dengan plat nomor B 73 DAR untuk disewakan oleh Steven melalui perusahaannya, Trip.id, selama 1 (satu) tahun," lanjut Jessica Iskandar.

Jessica Iskandar merasa lebih tertarik karena iming-iming dari Steven yang mengatakan bahwa mobil tersebut akan disewakan pada seorang pejabat negara.

"Semua kendaraan mewah tersebut, Steven bilang akan disewakan oleh aparat serta pejabat negara serta akan disewakan untuk operasional kendaraan G20 di Bali dengan pembagian keuntungan yang berbeda-beda di setiap Mobilnya. Keseluruhan hasil kerja sama tersebut akan dibayarkan per bulan oleh Steven," ujar Jessica Iskandar.

Tidak hanya mobil, Jessica Iskandar juga memberikan uang senilai USD 30.000 pada Steven.

"Selain mobil-Mobil mewah tersebut, ada pula uang sebesar USD 30.000 yang diiming-imingi oleh Steven," sambungnya.

Baca Juga: Mengaku Jadi Korban Mafia Tanah, Ibunda Angbeen Rishi Ternyata Tak dapat Simpati dari sang Anak?

Setelah beberapa waktu, Jessica Iskandar mulai merasa ada hal yang mencurigakan dari kerja sama dengan Steven ini.

"Semua uang tersebut ternyata tidak pernah masuk ke rekening saya, hanya ada beberapa di awal-awal saja pada saat mobil Alphard dan Mini Cooper. Selebihnya Steven mengirimi saya bukti transfer palsu termasuk transfer pembelian-pembelian USD," papar Jessica Iskandar.

Usut punya usut, Jessica dikabari salah satu kerabat bahwa Steven melarikan diri ke Singapura.

"Sampai akhirnya ada kerabat kami, saya dan Steven bernama Mery yang ngasih tahu ke saya bahwa Steven ini menipu dan sudah kabur ke Singapura," jelas Jessica Iskandar.

Menanggapi kabar itu, Jessica Iskandar langsung membuat laporan kasus dugaan penipuan yang dilakukan Steven ke Polda Metro Jaya.

"Kami telah melaporkan ke Polda Metro Jaya, ini LP-nya. Laporannya 15 Juni 2022. Total (kerugiannya) mencapai Rp 9,853 miliar," kata Fikri Gani sebagai kuasa hukum Jessica Iskandar.

Load More