SuaraTasikmalaya.id – Nama Nikita Mirzani menjadi sorotan setelah dimana Nikita Mirzani, menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Dito Mahendra.
Nikita Mirzani dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten karena masalah saraf di punggungnya.
Sahabat Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru, mengatakan bahwa mengalami masalah pada tulang punggungnya.
Dikutip dari akun Instagram viral.gosipartis pada Selasa (8/11/2022). Namun menurut Fitri Salhuteru sahabat dari Nikita Mirzani, ibu tiga anak itu tak ingin berlama-lama di rumah sakit.
"Sehari doang. Pada umumnya kan kalau sudah baik-baik saja, kembali ke LP," kata Fitri Salhuteru dikutip dari akun Instagram viral.gosipartis pada Selasa (8/11/2022).
Selain itu, kondisi Nikita pasca berobat juga berangsur membaik dan minta untuk dikembalikan ke rumah tahanan (Rutan) Kelas II B Serang, Banten.
"Kalau permasalahan tulang punggung itu kalau dia lagi kambuh, sakitnya itu sakit banget gitu. Mungkin kalian bisa tanya orang-orang gimana sih urat kejepit sangat sakit kalau kambuh," pungkas Fitri Salhuteru.
"Ini dia hasil rontgennya, memang bermasalah dengan tulang punggungnya Nikita Mirzani, karena ada tulang yang bengkok," ucap Fitri Salhuteru.
Melansir dari Mayo Clinic, saraf terjepit bisa terjadi setiap kali tubuh terlalu banyak mendapat tekanan pada saraf oleh jaringan di sekitarnya, seperti tulang, tulang rawan, otot atau tendon. Tekanan itu dapat menyebabkan rasa sakit, kesemutan, hingga mati rasa.
Baca Juga: Viral Video Gisel dan Rino Soedarjo Berpakain Putih Terciduk Mesra: Awwww
Saraf terjepit bisa terjadi di berbagai area tubuh. Umumnya, kebanyakan orang mengalami di pinggang, tapi bisa juga terjadi di pergelangan tangan hingga menyebabkan rasa sakit sampai mati rasa di bagian jari.
Dengan istirahat dan perawatan konservatif lainnya, kebanyakan orang bisa pulih dari saraf terjepit dalam beberapa hari atau minggu.
Namun terkadang, pembedahan diperlukan untuk menghilangkan rasa sakit akibat saraf terjepit tergantung dari tingkat keparahan penyakit.
Selain karena tekanan, penyebab saraf terjepit bisa terjadi karena beberapa faktor lain. Seperti, cedera, rematik atau radang sendi pergelangan tangan, stres dari pekerjaan yang berulang, kegiatan olahraga, juga kegemukan.
Jika saraf terjepit terjadi hanya dalam waktu singkat, biasanya tidak ada kerusakan permanen. Setelah tekanan berkurang, fungsi saraf akan kembali normal.
Tetapi, jika tekanan berlanjut dan mengakibatkan nyeri berkepanjangan sampai sering kambuh, bisa jadi ada kerusakan saraf permanen.
Berita Terkait
-
Kapan Jadwal Sidang Perdana Nikita Mirzani dan di Pengadilan Mana? Ini Jaksa JPU dan Catat Tanggalnya
-
Nikita Mirzani Ditahan, Tessa Mariska: Saya Plong, Tuhan Tidak Tidur
-
Rugi 17 Juta, Dito Mahendra Penjarakan Nikita Mirzani karena Urusan Sepatu
-
12 Hari Nikita Mirzani Ditahan, Kepala Rutan Langsung Dimutasi
-
Lampu Hijau Alleia untuk BCL, Dikenalkan Ariel Noah dan Langsung Akrab
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Cegah Kriminal, BRI Hadirkan Fitur Notifikasi Real-Time WhatsApp dan SMS di BRImo
-
Singgung Soal Transaksi Rp 809 Miliar, Nadiem Makarim Optimistis Vonis 10 Tahun Bisa Dikoreksi
-
Makam Sutrimo Dibongkar, Polisi Dalami Kematian Eks Karumga Febrie Adriansyah
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Hadirkan Pendampingan dan Dukungan Usaha bagi UMKM Desa Brilian
-
Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur
-
Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian
-
Jalur Sepeda Jakarta Mau Dievaluasi, Jangan Sampai Cuma Jadi Garis di Jalan
-
Aura Kasih Diam-Diam Terjun ke Bisnis Peternakan Ayam di Subang Berapa Omzetnya?
-
BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional
-
Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing