/
Kamis, 10 November 2022 | 19:52 WIB
Ahmad Syahrul Ramadhan, sopir mobil ambulans pembawa jenazah Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat ke RS Polri Kramat Jati mengatakan jenazah Brigadir J tak sempat dibawa ke IGD. (Suara.com)

SuaraTasikmalaya.id - Usai menjalani persidangan saksi yang menghadirkan Ahmad Syahrul Ramadhan merupakan sopir mobil ambulans.

Yang membawa jasad Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat usai dieksekusi Bharada E dan Ferdy Sambo di rumah dinas Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Dalam persidangan saksi tersebut mengungkap sederet fakta baru dari hasil keterangan, yang diberikan oleh Ahmad Syahrul di persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Mengutip dari unggahan akun Instagram correcto.id pada Rabu (10/11/2022). Syahrul juga sempat menceritakan telah mendapatkan arahan untuk mengecek, denyut nadi dari jenazah Josua. Demi memastikan denyut dari Brigadir J sudah meninggal.

“Saya disuruh salah satu anggota untuk cek nadinya. Saya cek, sudah tidak ada nadinya. Memang sudah tidak ada, Yang Mulia,” ujar Syahrul.

Menurutnya, saat itu dirinya melihat jasad Brigadir J dalam posisi telentang di lantai. Yosua memakai baju warna putih dan wajahnya ditutupi masker hitam.

"Posisinya terlentang, cuma pakai baju dan wajahnya ditutupi sama masker, Yang Mulia," jelas Syahrul.

Syahrul mengatakan, saat itu dirinya tak mendapat penjelasan soal siapa sosok jasad tersebut atau peristiwa apa yang baru terjadi.

Ia lantas diperintahkan untuk mengevakuasi jasad Yosua oleh anggota Polri yang lagi-lagi tak diketahui namanya.

Baca Juga: Tak Tega Nikita Mirzani Dibui hingga Sakit-sakitan, Lolly Akui Tak Sanggup Mengurus Kedua Adiknya

Sebagaimana diketahui, pada 8 Juli 2022, Brigadir Yosua tewas di Kompleks Polri Duren Tiga. Otak pembunuhan adalah senior korban yaitu Ferdy Sambo.

Tidak hanya Sambo, ada 4 tersangka yang turut terlibat dalam kasus Duren Tiga berdarah. Adapun keempat tersangka itu adalah Bharada E atau Richard Eliezer (ajudan Sambo), Bripka RR atau Ricky Rizal (ajudan Sambo), Kuat Ma'ruf (asisten keluarga Sambo), dan Putri Candrawathi (istri Sambo). (*)

Sumber: Instagram correcto.id

Load More