SuaraTasikamalaya.id - Artis cantik Nia Ramadhani untuk pertama kalinya berbicara tentang pengalaman beratnya saat berurusan dengan polisi karena narkoba.
Meski hal itu bukan yang terberat, namun yang ada di pikiran Nia Ramadhani saat itu cukup membuat dirinya terpukul.
Apalagi bayang-bayang kondisi sang ibu andai tahu jika dirinya ditangkap polisi karena narkoba.
Nia Ramadhani ketakutan
Ketakutan Nia Ramadhani saat itu adalah kondisi ibunya yang bisa saja terkena serangan jantung ketika mendengar dirinya ditangkap polisi.
"Dari situ bayangan muka mama aku udah di otak. Gua takut dia jantung saat dia dengar gua kaya gini," kata Nia Ramadhani seperti dikutip dari YouTube Merry Riana pada Jumat, 11 November 2022.
Bukan itu saja, Nia Ramadhani pun mengungkap selama dirinya mendampingi sang suami 12 tahun lamanya, belum pernah menangis, akan tetapi di momen itu dirinya benar-benar tak bisa membendung air matanya.
"Selama aku 12 tahun menikah, aku gak pernah menangis bersama. Kaya hidup kita ini oke-oke saja semuanya. Tapi kini sebenarnya gak oke, gitu," ucap Nia Ramadhani mengingat masa-masa saat dirinya pertama kali ditahan polisi.
Seperti diketahui, sudah setahun lebih artis Nia Ramadhani seakan menutup diri tentang pengalamannya ditangkap polisi gara-gara narkoba.
Nia Ramadhani: Bisa saja Ardi kabur
Saat ini untuk pertama kalinya, Nia Ramadhani membuka semuanya. Nia Ramadhani menceritakan semua mulai dari kronologi penangkapan hingga apa yang terjadi di saat dirinya sendiri.
Dengan wajah mantap dan tampak kuat, Nia Ramadhani menceritakan bagaimana keputusan suaminya, Ardi Bakrie yang datang untuk menyerahkan diri.
Ardi saat itu menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Pusat beberapa jam usai Nia ditangkap.
Saat pertemuan pertama itu, Nia Ramadhani mengatakan, Ardi langsung menyemangatinya.
Di saat itu Nia Ramadhani merasa lebih kuat dan membayangkan jika akan ada hikmah besar dalam kasus tersebut terhadap rumah tangganya.
"Pas Ardi dateng, aku nangis," kata Nia Ramadhani.
"Enggak apa-apa kita jalanin berdua," ucap Nia Ramadhani menirukan perkataan suaminya itu.
Berita Terkait
-
Akui Pernah Lempar Uang ke Muka Ardi Bakrie, Nia Ramadhani Ungkap Alasannya
-
Akui Pernah Lempar Uang ke Muka Ardi Bakrie, Nia Ramadhani Ungkap Alasannya
-
Belajar dari Kasus Narkoba, Nia Ramadhani Ungkap Hubungannya dengan Ardi Bakrie: Kita Berjuang Sendiri
-
Selalu Terlihat Mesra dan Harmonis, Nia Ramadhani Bongkar Rahasia Hubungannya Tetap Langgeng dengan Ardi Bakrie
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga