Pacar Brigadir J Lebih Cantik dari Putri Candrawathi
Saat ini video-video tentang persidangan terdakwa pembunuhan Brigadir J ramai dijadikan konten.
Mereka mengemas konten dengan beragam cara, mulai dari dibubuhi kalimat sarkas, bercanda, hingga yang serius.
Termasuk video berdurasi satu menit yang viral di media sosial TikTok.
Dalam video berdurasi satu menit itu tampak menampilkan terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi.
Saat itu terlihat jika Putri menggunakan pakaian serba hitam, duduk mendengar dakwaan dari jaksa penuntut umum.
Tampak Putri Candrawathi menjadi sorotan netizen ketika jaksa penuntut umum bicara soal dugaan motif pembunuhan Brigadir J.
Jaksa penuntut umum pada sidang yang berlangsung Selasa (1/11/2022 itu, mengatakan, belum tentu Brigadir J dihabisi gara-gara diduga melakukan pelecehan seksual pada Putri Candrawathi.
"Bu Putri Candrawathi ini sudah tua, calon istri Brigadir J (Vera Simanjuntak) ini cantiknya bukan main," kata JPU terdengar dalam potongan video sidang terhadap perkara pembunuhan Brigadir J.
"Tidak ada saksi yang melihat bahwa terjadi kekerasan seksual secara langsung, Bahkan Susi pun hanya melihat Bu Putri tergeletak," kata JPU.
JPU lantas mengatakan, bisa saja kejadiannya justru terbalik, Putri Candrawathi yang berupaya melecehkan Brigadir J.
"Pernah tidak kita berpikir bahwa, bisa saja yang terjadi bukan Brigadir J yang mencoba melakukan kekerasan seksual kepada Bu Putri Candrawathi (istri Ferdy Sambo)," katanta.
"Tapi Bu Putri yang ingin melakukan pelecehan seksual terhadap ajudan dari suaminya," ucap jaksa penuntut umum.
Tak lama mendengar JPU, Putri Candrawathi tampak membuka maskernya itu.
Putri Candrawathi lantas memperlihatkan ekspresi kesal atau jengkel saat jaksa penuntut umum mengatakan pelecehan belum tentu dilakukan oleh Brigadir J.
"Kita merujuk ke pasal 1 angka 4 ya, undang-undang nomor 12 tahun 2022, tidak ada definisi korban itu harus perempuan," kata JPU.
"Korban bisa siapa saja, bahkan laki-laki pun bisa dilecehkan secara seksual. Nah sekarang yang bisa menjamin Brigadir J adalah pelaku atau korban itu siapa?" tambah jaksa penuntut umum.
Sementara itu Kuasa hukum keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak, geram saat mendengar kliennya kembali dituduh melakukan kekerasan seksual pada Putri Candrawathi di Magelang, Jawa Tengah, pada 4 Juli dan 7 Juli 2022.
"Kalau Joshua (Brigadir J) memang seorang pelaku kekerasan seksual, kenapa bukti-bukti malah dihilangkan?," katanya.
"Sementara, tuduhan kekerasan seksual membutuhkan bukti," ucapnya lagi.
"Ini yang membuat kami tidak percaya (sudah terjadi kekerasan seksual)," ujar Martin ketika diwawancarai stasiun Kompas TV dan tayang Rabu, 19 Oktober 2022.
Martin juga mengatakan tentang relasi kuasa yang kental dalam peristiwa tewasnya Brigadir J.
"Ferdy Sambo ini kan polisinya polisi. Tentunya, istrinya (Putri Candrawathi) memiliki kewenangan yang tidak mungkin dibantah oleh ajudan yang berpangkat rendah. Maka tak mungkin Joshua bisa melakukan hal itu," kata dia.
Sebagai korban kekerasan seksual, kata dia, Putri istri Ferdy Sambo seharusnya merasa trauma usai diperkosa.
Akan tetapi yang terjadi saat di Magelang, justru malah meminta bertemu kembali Brigadir J dan mengajak Brigadir J berbicara empat mata di kamar selama 15 menit.
"Menurut saya, satu-satunya kekerasan seksual yang mungkin terjadi adalah upaya sexual harassment yang diduga kuat dilakukan oleh Ibu PC (Putri Candrawathi) kepada Joshua (Brigadir J)," katanta.
"Joshua (Brigadir J) kemudian memberontak, akhirnya Ibu PC jatuh. Karena dia jatuh, mungkin dia halu dan bilang Joshua berupaya melakukan sexual harassment. Padahal, mungkin saja yang terjadi sebaliknya," tutur dia.
Jika benar ada perkosaan oleh Brigadir J, Putri seharusnya dan senormalnya korban harus segera melaporkan Brigadir J pada polisi.
"Kenapa gak dilaporkan (jika Brigadir J melecehkan Putri)?" katanya.
"Atau kalau memang tidak dilaporkan, ya jangan dibunuh," ucapnya. (*)
Berita Terkait
-
Sidang Ferdy Sambo Cs Ditunda Dengan Alasan Jaga Kondusivitas KTT G20 di Bali
-
Pengakuan Sopir Ambulans yang Membawa Jenazah Brigadir J: Hanya Pakai Baju dan Wajah Ditutupi Masker
-
TERPOPULER! Terbongkar Juga di Rumah Magelang Tidak Terjadi Apa-Apa, Lantas Siapa yang Melecehkan Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi
-
Momen Susi Peluk dan Cium Tangan Putri Candrawati Dinilai Pakar Psikologi: Ada Ikatan Emosional
-
Anaknya Pulang Tak Bernyawa, Orang Tua Brigadir J Murka ke Ferdy Sambo, Irma Hutabarat: Dia Kerja Siang Malam Buat Jaga Bapak loh!
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam