SuaraTasikmalaya.id - Artis penuh sensasi dan kontroversi, Pinkan Mambo baru-baru ini membagikan pengalaman soal dirinya yang harus kerja banting tulang untuk membiayai kehidupannya dan juga kelima anaknya.
Seperti diketahui, Pinkan Mambo pernah jaya pada masanya ketika ia menjadi salah satu penyanyi yang sangat terkenal di Indonesia, baik pada saat tergabung dalam grup duo Ratu ataupun ketika solo.
Pinkan Mambo mengaku bahwa pada saat itu ia mampu menghasilkan banyak uang. Namun ketika karirnya merosot ia harus banting tulang mengerjakan banyak hal demi bisa terus bertahan hidup.
Karir Merosot Pinkan Jualan Online
Sebelum kembali populer, Pinkan menghidupi dirinya dan keluarganya dengan cara menjual baju secara online. Setiap hari Pinkan harus mampu mencapai target agar dapat makan dan membayar cicilan.
“Di situ aku masih jual baju dan kalau aku nggak jual baju maka cicilan mobil aku nggak bisa bayar dan makan-minum harus jual mobil,” ucap Pinkan Mambo dikutip dari kanal video YouTube SonFai Family.
Mantan personel duo Ratu ini mengibaratkan dirinya seperti Cinderella yang memiliki paras cantik namun tersiksa. Saking kerasnya dalam bekerja, ia sampai tidak ada waktu untuk memperhatikan penampilannya.
“Jadi aku benar-benar lusuh, pake daster. Sering aku nggak pakai celana dalam loh tiap hari. Karena aku nggak tahu celana dalam aku dimana,” ucap Pinkan.
“Ya itu, saking aku nggak bisa duduk. Kalau duduk aku harus berdiri lagi, harus jualan. Kalau aku nggak jualan, nggak nutup target, mobil aku nggak bisa bayar dan nggak bisa makan besoknya,” lanjut Pinkan.
Artis penuh kontroversi ini juga mengaku omzet penjualan bajunya memang pernah turun drastis. Sementara ia harus melunasi kewajibannya, ia ditagih untuk membayar cicilan setiap hari.
“Aku ditagih setiap hari, ‘bayar cicilan ya, bu. Masa sih nggak jualan, masa nggak untung jualannya?,’ kayak sedih banget dalam hati aku, kalau aku untung juga pasti udah aku kasih,” Kata Pinkan.
Pinkan Menangis Lantaran Penampilannya tak Terurus
Mantan personel duo Ratu ini juga mengaku dirinya sempat sangat tidak percaya diri bahkan sampai menangis lantaran penampilannya yang tak terurus akibat terlalu sibuk banting tulang demi memenuhi hidup.
“Kalau kakak ketemu aku di jalan, waktu aku minus, parah. Aku tu cuma pakai baju daster, baju tu seketemunya kak. Bahkan ini masih terjadi sebelum viral kemarin,” kata Pinkan.
“Aku sempat nangis kayak gue ini orang paling jelek sedunia. Jangankan kuku, rambut, jangankan apapun, nggak sempat kak mengurus semuanya,” lanjut Pinkan.
Namun Pinkan mengaku kehidupan tersebut jauh lebih baik dibandingkan dengan kehidupannya sepuluh tahun yang lalu, lantaran dulu ia harus menjual pisang goreng ke warung-warung demi bisa makan.
“Dulunya lagi juga lebih parah. Kayak sepuluh tahun lalu, nggak bisa makan, Kita mesti jualan pisang goreng dari warung ke warung. Naik motor, itu juga motor pinjam satpam,” Ucap Pinkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK
-
Sidang OTT KPK OKU Bongkar Dugaan Fee Rp3,7 Miliar, Ini Alur Uangnya