/
Senin, 28 November 2022 | 06:57 WIB
4 Weton Wanita Cerewet dan Nekat Terhadap Pasangannya Menurut Primbon Jawa (pixabay)

SuaraTasikmalaya.id-  Bagi yang percaya sifat seseorang bisa dilihat dari wetonnya. Berdasarkan primbon jawa ada weton wanita yang paling berani terhadap pasangannya. 

Apa saja t empat weton wanita yang paling berani terhadap pasangannya menurut Primbon Jawa.

1. Rabu wage   

Wanita yang terlahir pada weton Rabu wage memiliki sifat yang pemberani dan cerdas, dirinya selalu rajin dan tekun dalam mengerjakan tugas-tugasnya.

Serta bertanggung jawab untuk menyelesaikan segala macam kewajibannya, namun weton wanita ini akan berani terhadap pasangannya jika menurutnya salah dalam mengambil tindakan.

2. Kamis Legi   

Seorang wanita yang terlahir pada weton  Kamis Legi akan selalu ingin menjadi nomor satu di dalam berbagai hal, dirinya akan selalu bekerja keras untuk mendapatkannya.  

Weton wanita ini akan memiliki sifat yang sangat ramah, murah senyum terhadap pasangan dan selalu menyayanginya.

Namun hal ini bisa berubah menjadi menyeramkan dan berani jika menurutnya pasangannya mengambil tindakan yang salah dan merugikan keluarganya.

Baca Juga: Pelajar Tawuran saat Hari Guru di Medan, Polisi Bakal Kumpulkan Kepala Sekolah

3. Jumat Kliwon 

Seorang wanita yang terlahir pada weton Jumat Kliwon akan memiliki sifat yang semaunya sendiri serta lincah dan gesit dalam melakukan pekerjaannya.


Serta dirinya tidak mau terikat dengan  aturan-aturan yang membuatnya tidak bisa berkembang.

Weton wanita ini juga akan berani terhadap pasangannya jika menurutnya pasangannya mengambil tindakan yang salah dan merugikan keluarganya.

4. Selasa Pahing 

Seorang wanita yang terlahir pada weton Selasa Pahing akan pandai berbicara bahkan suka melampaui batas.

Dan jika weton ini melihat pasangannya melakukan tindakan yang salah dan merugikan keluarganya maka dirinya akan berani terhadap pasangannya.

Namun hal yang perlu diingat hidup manusia sudah digariskan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 

Manusia harus berusaha dan berdoa, tetaplah bersikap terbuka namun kritis tetaplah melestarikan kebudayaan bangsa.***

Load More