/
Senin, 12 Desember 2022 | 22:11 WIB
Tangkap layar ceramah Ustaz Adi Hidayat. (Youtebe Adi Hidayat Official)

SuaraTasikmalaya.id - Rupanya untuk bertaubat dibutuhkan komitmen dan keseriusan untuk selalu mendapat ampunan Allah SWT.

Jika taubat dilakukan hanya sekadar di lisan tanpa diikuti dengan perangkat lainnya, niscaya umat Islam akan kembali tergelincir berbuat dosa kembali.

Lantas seperti apa yang sebenar-benarnya taubat?

Ustaz Adi Hidayat dalam satu kajian keagamaan menjelaskan, jika niat dan keinginan bertaubat harus dibarengi dengan konsistensi dan kesungguhan.

Jika umat muslim melakukan taubat yang sebenar-benarnya Adi Hidayat mengatakan, rahmat Allah akan senantiasa mengalir pada orang tersebut.

Bahkan Allah akan selalu memberi perlindungan pada umat yang bertaubat, agar dibentengi dari kembali membuat dosa-dosa yang menyesatkan.

1. Sebenarnya taubat

Umat muslim yang bulat tekad bertaubat, kata Adi Hidayat maka akan ada di dalam dirinya untuk selalu mengerjakan amal shaleh.

Namun, jika tidak ada keinginan itu, maka kemungkinan taubat yang pernah dilakukan hanya sebatas di mulut.

Baca Juga: Disebut Kalah Cantik dari Anya Geraldine, Foto Memukau Chelsea Islan Beredar Luas: Cantiknya Tumpah-Tumpah!

Ustaz Adi Hidayat mengatakan, umat muslim yang benar taubatnya maka muncul keinginan selalu mengerjakan amal shaleh.

Dengan begitu, Ustaz Adi Hidayat mengajak umat muslim untuk senantiasa benar-benar bertaubat.

2. Jangan menunda taubat

Ketika benar-benar taubat, maka kata Ustaz Adi Hidayat, akan terlihat dari ciri-ciri yang kasat mata.

Dikatakannya, benar setiap diri manusia tidak akan bisa luput dari namanya dosa.

Akan tetapi, jika ada kesadaran apa yang dilakukan akan berdosa, maka segeralah bertaubat.

3. Allah Maha Bijaksana

Ustaz Adi Hidayat mengatakan, semua kaum muslimin akan mendapatkan keridhoan dan rahmat dari Allah SWT, jika benar-benar menyadari dan menyesali setiap kali melakukan dosa.

Dari sana secara jelas, Ustaz Adi Hidayat mengungkap ciri-ciri orang yang taubatnya diterima Allah SWT.

Kara UAH sapaannya, ciri orang diterima taubatnya termaktub pada Surah An-Nisa ayat 17.

Surah An-Nisa Ayat 17

Innamat-taubatu 'alallhi lillana ya'malnas-s`a bijahlatin umma yatbna ming qarbin fa ul`ika yatbullhu 'alaihim, wa knallhu 'alman akm

Artinya: Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka  bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

3. Maut bisa datang kapan saja

Ustaz Adi Hidayat mengingatkan jika maut bisa datang kapan saja dan dimana saja.

Oleh karena itu jangan pernah sekali-kali berpikir menunda taubat lantaran percaya umur masih panjang.

"Ciri yang benar-benar taubat. Pertama, menyegerakan taubat," kata UAH. 

"Jangan ditunda-tunda terkait taubat. Jika ada kesalahan di hari ini selesaikan," katanya. 

"Jangan menunggu waktu selanjutnya karena maut bisa datang tanpa kita duga," jelas  Ustadz Adi Hidayat dikutip dari kanal youtube Adi Hidayat Official.

4. Allah Maha Pengampun

Bukan itu saja, Ustaz Adi Hidayat juga mengungkap tanda lain umat yang bertaubat mendapat ampunan Allah, sebagaimana dijelaskan di Surah Az-Zumar Ayat 53.

Surat Az-Zumar Ayat 53

Qul y 'ibdiyallana asraf 'al anfusihim l taqna mir ramatillh, innallha yagfiru-unba jam', innah huwal-gafrur-ram

Artinya: Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

5. Melakukan amal sholeh

Allah akan memberikan RahmatNya pada siapa saja yang benar-benar melakukan taubat.

"Bertaubat secara benar, maka dosanya Allah ampuni secara keseluruhan tanpa kecuali," katanya.

"Ciri pertama dari dosa yang diampuni itu amal shaleh meningkat," papar  Ustadz Adi Hidayat.

6. Ada kesungguhan yang dibuktikan

Dijelaskan UAH, setelah bertaubat dengan sungguh-sungguh maka harus diikuti dengan mengerjakan amalan kebaikan.

Satu di antaranya kata UAH adalah menjalankan ibadah shalat. Selalu menjaga shalat lima waktu dan memperbanyak shalat sunnah adalah satu di antara bukti taubat yang sungguh-sungguh. 

"Kemudian memperbanyak puasa sunnah, dan mengaji setiap hari semampunya," katanya.

7. Dapat tuntunan Allah SWT

Ustaz Adi Hidayat mengatakan, tanda orang-orang yang  bertaubat secara benar akan dimudahkan.

Bahkan Allah akan menuntun langsung umatnya yang bertaubat dengan sebenar-benarnya taubat.

Allah akan menjaga langsung untuk kembali ke jalan yang benar bagi umatnya yang benar-benar bertaubat.

"Ciri yang diterima taubatnya oleh Allah, maka akan kembali pada kebiasaan yang baik," katanya.

Orang yang taubatnya diterima akan selalu berupaya meninggalkan kebiasaan buruk yang telah diperbuat sebelumnya.

"Oleh karena itu kata para ulama, orang yang telah  bertaubat dan ciri taubatnya diterima yang pertama kali adalah mengubah kebiasaan buruk kepada kebiasaan baik," terang  Ustadz Adi Hidayat. (*)

Load More