SuaraTasikmalaya.id – Tidak dipungkiri jika manusia hidup di dunia pasti mengharapkan murahnya rezeki dari Allah SWT.
Bentuk rezeki bukan hanya sekedar materi saja, kesehatan dan juga keselamatan juga termasuk kenikmatan yang diberikan oleh Allah SWT.
Untuk rezeki materi, manusia secara umum mendapatkannya dari jalan ikhtiar dengan bekerja.
Namun demikian, segala usaha yang kita lakukan tetap Allah SWT yang menentukannya.
Maka tidak sedikit orang ketika sudah berusaha keras, tetapi rezeki yang diinginkan masih belum berpihak padanya.
Dikutip dari channel YouTube Al-Bahjah TV, pendakwah Buya Yahya memaparkan beberapa penyebab terhambatnya rezeki seseorang.
Penghambat atau penghalang tersebut ternyata datang dari manusianya itu sendiri, yakni dari sifat dan perbuatan-perbuatan tercela yang sering dilakukan.
Satu di antaranya adalah memiliki sifat pelit, hingga memutuskan taki silaturahmi kepada keluarga dan sesama umat muslim.
"Kalau Anda pelit pintu rezeki pasti akan tertutup, kemudian memutus tali persaudaraan, dan kurang takut kepada Allah SWT," kata Buya Yahya.
Baca Juga: Gagal Disandingkan dengan Bupati Karawang, Netizen 'Jodohkan' Dedi Mulyadi sama Desy Ratnasari
Dari pemaparannya itu, Buya Yahya menjelaskan jika orang yang dermawan, senang bersedekah, maka akan dilancarkan dan dimudahkan rezekinya.
“Jadilah seseorang yang dermawan, maka Allah akan memberikan rezeki lebih banyak,” kata Buya Yahya.
Kemudian, jika memutus tali persaudaraan maka pintu rezeki akan tertutup. Sifat ini bahkan dilarang dalam Islam, dan kita dianjurkan untuk menjaga silaturahmi.
Sedangkan orang kurang takut kepada Allah SWT merupakan suatu sifat yang salah, karena kebalikannya, orang yang bertaqwa pasti akan dimudahkan rezekinya.
Untuk itu, jika pintu rezeki kita ingin terbuka lebar, sebaiknya sifat-sifat dan perilaku tersebut tidak dilakukan.
Yakinlah jika rezeki yang kita dapat selama ini memang berasal dari Allah SWT. Jika Allah SWT menutup satu pintu rezeki, maka Ia akan membuka pintu yang lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak