/
Jum'at, 16 Desember 2022 | 11:24 WIB
Ceramah Ustaz Adi Hidayat. Dalam satu kajian ceramah terbaru Ustadz Adi Hidayat, menjelaskan tentang amalan sederhana untuk menghempaskan dosa besar setinggi gunung. (tasikmalaya.suara.com | suara network jabar)

SuaraTasikmalaya– Rajanya Hari, itulah hari Jumat . Hari Jumat adalah salah satu hari yang mulia. Bagi seorang Muslim, ada banyak amalan hari Jumat yang perlu diketahui dan diamalkan. Ustadz Adi Hidayat dalam Chanel Youtubenya menjelaskan  5 Amalan Hari Jumat dan Keutamaannya :

1. Memperbanyak shalawat Nabi

Salah satu amalan hari Jumat yang bisa dilakukan bagi setiap muslim adalah memperbanyak shalawat Nabi.
Hal itu sebagaimana diriwayatkan Abu Umamah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:



"Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti." (HR. Baihaqi).

2. Membaca Surat Al Kahfi


Anjuran lain agar mendapatkan pahala dan kemuliaan di hari Jumat adalah membaca surah Al Kahfi.

Dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Simak Penjelasan dalam Hadits serta Keutamaan "Barangsiapa membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, maka ia akan disinari oleh cahaya di antara dua Jumat." (HR. Hakim).

Selain itu, Abu Sa’id Al Khudri juga meriwayatkan, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
: :

Baca Juga: Jalan Keluar Bagi Pendosa, Amalan Ini Dikatakan Adi Hidayat Bisa Hempaskan Dosa Sebesar Gunung Tinggi

"Barangsiapa membaca surat Al Kahfi sebagaimana diturunkan, maka ia akan mendapatkan cahaya dari tempat ia berdiri hingga Mekkah. Barangsiapa membaca 10 akhir ayatnya, kemudian keluar Dajjal, maka ia tidak akan dikuasai.

Barangsiapa yang berwudhu, lalu ia ucapkan: Subhanakallahumma wa bi hamdika laa ilaha illa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik (Maha suci Engkau Ya Allah, segala pujian untuk-Mu, tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau, aku senantiasa memohon ampun dan bertaubat pada-Mu), maka akan dicatat baginya dikertas dan dicetak sehingga tidak akan luntur hingga hari kiamat.” (HR. Al Hakim).

3. Menjalankan Shalat Jumat

Menjalankan shalat Jumat adalah kewajiban yang memiliki banyak keutamaan. Shalat Jumat diibaratkan sebagai hajinya orang-orang yang tidak mampu.
Imam al-Qadla’i dan Ibnu Asakir dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah bersabda:


Artinya: Jumat merupakan hajinya orang-orang fakir.

Terkait hadits tersebut, Syekh Ihsan bin Dakhlan menjelaskan:


.

Artinya: Maksudnya, berangkatnya orang-orang yang tidak mampu berhaji menuju shalat Jumat, seperti berangkat menuju tempat haji dalam hal mendapatkan pahala, meskipun berbeda tingkat

Keutamaan shalat Jumat yang lain juga termuat dalam hadits berikut:

"Barangsiapa membasuh pakaian dan kepalanya, mandi, bergegas Jumatan, menemui awal khutbah, berjalan dan tidak menaiki kendaraan, dekat dengan Imam, mendengarkan khutbah dan tidak bermain-main, maka setiap langkahnya mendapat pahala berpuasa dan shalat selama satu tahun. (HR. Al-Tirmidzi dan al-Hakim).


4. Membersihkan diri: Bercukur, Memotong Kuku, dan Bersiwak

Membersihkan diri pada hari Jumat seperti mencukur rambut, memotong kuku dan bersiwak, sangat dianjurkan. Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, "Imam Syafi'i dan para ulama madzhab Syafi'i menegaskan dianjurkannya memotong kuku dan mencukur rambut-rambut di badan (kumis dan bulu kemaluan, pen.) pada hari Jumat.” (Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab, 1:287)

5. Memperbanyak Doa

Amalan yang penting dan sangat dianjurkan di hari Jumat adalah berdoa dan bermunajat sebanyak-banyaknya.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan tentang hari Jumat.


Beliau bersabda:

“Di dalamnya terdapat satu waktu yang tidaklah seorang hamba yang muslim tepat pada saat itu berdiri shalat meminta sesuatu kepada Allah, melainkan Allah pasti memberikan kepadanya.”

Beliau pun mengisyaratkan dengan tangannya untuk menggambarkan sedikitnya (sebentarnya) waktu tersebut.” (HR. Bukhari, no. 935 dan Muslim, no. 852)

Syaikh Musthafa Al-‘Adawi hafizhahullah berkata,
"Sudah sepantasnya seorang muslim berusaha untuk memperbanyak doa di hari Jum’at di waktu-waktu yang ada secara umum."[]

Load More