SuaraTasikmalaya.id – Ustaz Abdul Somad dikenal seorang pendakwah yang tegas dan ‘saklek’ berbicara ajaran Islam.
Termasuk tentang perayaan malam tahun baru, yang dalam bulan ini akan dilalui bersama.
Dalam sebuah ceramah yang banyak digoreng buzzer, sering disebut jika UAS sapaan Ustaz Abdul Somad mengharamkan perayaan tahun baru Masehi.
Lantas apakah benar UAS melarang merayakan malam pergantian tahun?
Dikutip dari Youtube Dakwah Cyber, UAS saat itu sedang mengisi kajian, lalu masuk pada sesi tanya jawab.
Satu jamaah ada yang menanyakan hukum merayakan tahun baru Masehi pada UAS.
Kemudian Ustaz Abdul Somad menjelaskan tentang apa yang mesti dilakukan Umat Islam di momen pergantian tahun.
"Tanya Jawab Ust. Abdul Somad - Hukum Merayakan Tahun Baru | Dakwah Cyber," tulisnya pada keterangan video.
UAS dalam kajiannya itu menjawab pertanyaan soal orang Islam ikut merayakan malam pergantian tahun baru.
Baca Juga: Keceplosan Ungkap Settingan, Nathalie Holscher Benar-Benar Dinikahi Faris Tahun Depan
Dalam kajian tersebut UAS membahas tentang kebiasaan di malam tahun baru meniup terompet.
UAS mengatakan jika meniup terompet bukanlah tradisi muslim.
"Meniup-meniup terompet adalah tradisi Yahudi pada perjanjian lama," kata UAS menjelaskan.
Dikatakan UAS, saat menyambut tahun baru ada satu golongan yang meniup terompet menggunakan tanduk kerbau.
"Lalu ditiuplah terompet dari tanduk kerbau untuk menyambut tahun baru,” jelas UAS.
Setelah itu UAS mengimbau agar para orangtua tidak memberikan terompet pada anak-anak.
Berita Terkait
-
Viral Video Potongan Ceramah Dukung Gerakan Mati Syahid, Ustaz Abdul Somad Tegas Katakan Ini Soal Syarat Bernegara hingga Singgung Perang
-
Ya Allah Baru Tahu! Pahala Terus Berkurang jika Hewan Peliharaan Ini Ada di Rumah Kita, Ustaz Abdul Somad sampai Anak Istri Tak Bisa Makan
-
Syahrini Saking Sakitnya Jadi Korban Pembunuhan Karakter sampai Unggah Ceramah Ustaz Abdul Somad, Apa Isi Isinya Tausiahnya?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia
-
4 Serum Kolagen dan Peptide untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Awet Muda
-
Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra
-
Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya
-
Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap
-
PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
4 Hair Oil untuk Rambut Diwarnai agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Kering
-
Gaya Hidup Early Risers: 4 Alasan Rutinitas Pagi Makin Sempurna dengan Perlindungan yang Tepat
-
Cemburu, Sang Istri Nekat Potong Alat Vital Suami dengan Celurit di Lumajang