SuaraTasikmalaya - Nama Ustaz Abdul Somad belakangan diseret-seret dengan tuduhan mendukung aksi bom bunuh diri.
Buzzer menguasai media sosial menggiring jika apa yang dikatakan Ustaz Abdul Somad adalah sebuah kesalahan besar.
Mereka memperlihatkan potongan video ceramah Ustaz Abdul Somad yang sedang menjelaskan apa itu bom bunuh diri dan bom syahid seperti yang dilakukan rakyat terzolimi di Timur Tengah.
Lantas apa sih yang sebenarnya menjadi pikiran Ustaz Abdul Somad dalam bernegara sehingga berapi-api menjelaskan beda bom bunuh diri dan bom syahid.
Dalam video terpisah, ustaz yang akrab disapa UAS menjelaskan tentang bagaimana orang Islam menjalin hubungan bernegara.
Dalam satu ceramahnya, UAS menjelaskan bagaimana pesan dan inti dari perjalanan hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah.
Dikatakan UAS, peristiwa tersebut memberikan banyak pelajaran, yang satu di antaranya tentang persatuan negara meski berbeda suku dan agama.
UAS kemudian mencontohkan bagaimana Indonesia bisa berdiri kokoh dalam perbedaan yang sangat mendasar.
Dikatakannya, jika keberagaman Indonesia bisa kokoh lantaran ada persatuan antar-umat beragam.
Sehingga hal lain yang menjadi pembeda dinilai sebagai bumbu untuk merekatkan hubungan kebangsaan.
Akan tetapi, UAS menyinggung soal syarat hubungan satu negara yang sangat majemuk untuk tetap bisa kokoh dalam persatuan.
Dikatakannya, hal tersebut bisa dengan mudah terwujud jika syarat-syaratnya terpenuhi.
Mengutip sisi ceramah Ustadz Abdul Somad dalam video akun TikTok Sahabatuasbatam, UAS menjelaskan ada dua etika bernegara tersebut adalah sebagai berikut.
Berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad tentang syarat tersebut:
1. Jangan campuri ranah akidah
Berita Terkait
-
Ya Allah Baru Tahu! Pahala Terus Berkurang jika Hewan Peliharaan Ini Ada di Rumah Kita, Ustaz Abdul Somad sampai Anak Istri Tak Bisa Makan
-
Syahrini Saking Sakitnya Jadi Korban Pembunuhan Karakter sampai Unggah Ceramah Ustaz Abdul Somad, Apa Isi Isinya Tausiahnya?
-
Ridwan Kamil Minta Warga Jangan Termakan Hoax Soal Bom Astanaanyar, Informasi Tunggu Polisi
-
Mapolsek Astana Anyar Kota Bandung Porak Poranda, Densus 88 Kepung Wilayah ini
-
Ngeri Beredar Foto Korban Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar, Lihat Kondisinya
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
3 Shio yang Nasibnya Diprediksi Hoki Mulai Hari Ini: Hidup Jadi Lebih Baik
-
IHSG Terus Lanjutkan Pelemahan Pagi Ini ke Level 5.486
-
Waspada! Gempa Susulan Magnitudo 6,0 Terus Guncang Sulawesi, Begini Kondisi Terkini
-
Cara Menggunakan Viva Milk Cleanser dan Face Tonic yang Benar, Harus Pakai Kapas?
-
Tegas! Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Anggaran Diprioritaskan untuk Perbaiki Jalan Berlubang
-
15 Visa Ofisial Timnas Iran Ditolak! Pejabat AS Tuding Ada Teroris Ikut Susupi
-
Tsunami Filipina Terjang Sulawesi Utara dan Maluku Utara
-
SuckSeed: Nostalgia Masa Muda Lewat Cerita Band Sekolah yang Menggelitik
-
Bakal Punya Keponakan, Hasyakyla Kakak Adhisty Zara Protes Dipanggil Uwa
-
Brasil Kehilangan Wesley Franca, Gelandang Incaran Manchester United Dipanggil ke Piala Dunia 2026