SuaraTasikmalaya.id - Jejep Falahul Alam wartawan lokal Harian Umum Kabar Cirebon grup Pikiran Rakyat, kembali mencetak hattrick usai dinobatkan sebagai Juara I pada Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) tahun 2022.
Raihan positif yang ditorehkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Majalengka Periode 2015-2018 dan 2018-2021 ini, selama 3 tahun berturut turut membukukan juara I, pada kategori Media Cetak teritori Jawa Bagian Barat yang meliputi wilayah Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten.
Judul berita ekonomi desa tajir sejak pertashop hadir ternyata mampu mencuri perhatian dewan juri dan mengantarkan karyanya melaju ke tingkat nasional. Untuk mendapatkan tiket kembali bertarung di babak final dan grand final pada AJP 2022 tingkat nasional.
Namun sayang, nukilan ayah dua orang anak ini untuk ketiga kalinya hanya masuk dalam nominator 10 besar tingkat nasional. Hasil itu diperoleh setelah pihak panitia mengumumkan pemenang lomba pada malam puncak AJP 2022 di Graha Pertamina Jakarta Pusat, Jum'at 16 Desember 2022.
Pada malam itu pula terpilih 170 pemenang teritori, yakni juara 1,2, dan 3 pada setiap kategori dan 18 pemenang tingkat nasional. Serta pemenang tertinggi Best of The Best dalam 6 kategori yakni Media Cetak, Media Online, Media Televisi, Media Radio, Foto Essai, dan Publikasi CSR/UMKM.
"Kejuaran lomba ini diikuti 2.423 karya jurnalistik se-Indonesia, dan jumlah jurnalis yang ikut berpatisipasi setiap tahunnya terus meningkat," kata Corporate Secretary Pertamina Brahmantya Satyamurti Purwadi dalam sambutannya.
Ia mengapresiasi keikutsertaan seluruh jurnalis dan media massa se-Indonesia yang telah berpartisipasi dalam AJP tahun ini, yanf mengusung tema ‘Energizing Your Future’. Tema ini merefleksikan Pertamina untuk selalu memberikan energi dan motivasi untuk Indonesia yang lebih baik di tahun depan.
Hal ini pula sebagai upaya komunikasi yang dikembangkan melalui enam pilar yakni, Go Green, Go Global, Go Digital, Go Sustainibility, Go Collaborative, serta Go Productive dan Efficient.
"Selamat kepada pada para pemenang dan kepada yang belum beruntung, untuk terus bersemangat dalam membuat karya-karya jurnalistik di AJP 2023 mendatang," kata Brahmantya.
Baca Juga: Teaser Film Barbie Rilis, Tampilkan Visual Dunia Plastik yang Menggemaskan
Jejep pemenang salah satu lomba AJP mengaku tidak menduga jika lomba yang diikutsertakannya mendapatkan kepercayaan dari dewan juri. Karena ia membuatnya secara mendadak alias di injury time.
"Untuk tahun ini persiapan pengumpulan bahan bahan dan data lomba serba mendadak. Bahkan saat dimuat pun, itu di akhir-akhir penutupan lomba. Alhamdulillah Pimred saya Mas Taufik pun memuatnya di halaman satu. Setelah saya memohon bantuan untuk ditayangkan sebagai syarat lomba,"kata Ketua LTN NU Majalengka ini.
Bendahara Korps Alumni HMI (KAHMI) Kabupaten Majalengka ini mengaku karya yang dikirimkan ke meja panitia itu, ada dua tulisan dengan topik yang berbeda. Namun yang terpilih, ternyata karya berita yang tidak diunggulkan sebelumnya. Ia pun akhirnya menyadari bahwa karya yang dibuatnya masih banyak kekurangan dan masih perlu dibenahi dalam berbagai hal.
"Alhamdulillah hasil yang saya peroleh ini, tidak terlepas pula sentuhan magis pimred saya. Termasuk juga doa dari para kiai, ibu saya, isteri, keluarga, dan rekan rekan saya semua,"tutupnya.
Karena dalam kehidupan apapun, lanjut dia, antara usaha dan do'a harus berjalan seirama. Tanpa hal itu apa yang telah diperbuat akan terasa sia-sia dan hampa. "Kalau motto hidup saya, jika usaha tanpa doa adalah bentuk kesombangan. Doa tanpa usaha adalah kebohongan,"tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang
-
Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Merapat! Simak 4 Poin Penting Kebijakan Bebas Pajak
-
Geser Fokus dari Cibinong, Pemkab Bogor Kini 'Keroyok' Penataan Kawasan Parung
-
5 Fakta Mencengangkan di Balik Penetapan Tersangka Ustaz Syekh Ahmad Al Misry
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Hoaks Teror Pocong Keliling Minta Dibukakan Tali di Depok, Polisi Turun Tangan
-
Luas Karhutla 2026 Sudah Capai 52 Ribu Hektare, Riau Salah Satu Terbesar