/
Rabu, 21 Desember 2022 | 13:04 WIB
Tangkapan layar foto Ustadz Khalid Basalamah (YouTube/Khalid Basalamah Official)

SuaraTasikmalaya.id - Indikator untuk menjadi sebuah keluarga yang harmonis dan sejahtera dalam Islam sebenarnya cukup sederhana yaitu sakinah, mawadah, warahmah.

Akan tetapi, untuk meraih hal tersebut tentu saja dibutuhkan usaha serta kerja sama antara suami dan istri.

Rumah tangga sakinah adalah keluarga yang dipenuhi rasa tenteram dan tenang di dalamnya.

Sedangkan mawadah adalah keluarga yang dipenuhi dengan rasa cinta hingga akhir.

Serta warahmah adalah sebuah keluarga yang di dalamnya dipenuhi dengan rasa kasih sayang.

Seorang muslim yang sukses menjadi suami dan istri dalam sebuah rumah tangga tentu saja akan mendapatkan ke ridhoan dari Allah SWT.

Untuk itu, kita tidak boleh salah jalan dalam mencari kebahagiaan dan kesuksesan menuju rumah tangga yang di ridhoi oleh Allah SWT.

Hal ini sesuai dengan apa yang dijelaskan oleh Ustadz Khalid Basalamah dalam pemaparannya di channel YouTube Khalid Basalamah Official.

Ustadz Khalid Basalamah mengatakan jika masih ada orang yang mencari kebahagiaan rumah tangganya dengan melakukan cara yang salah, dan jauh dari syariat yang telah diajarkan.

Baca Juga: KPK Berang Disebut Kerajinan OTT Maling Uang Rakyat Dinilai Luhut Rugikan Nama Baik NKRI

"Jalan yang ditempuh sebagian orang justru jauh dari syariat Allah SWT, poin yang harus kita digarisbawahi adalah, kebahagiaan harus di atas fondasi keimanan, dan hendaklah masing-masing suami istri menghiasi diri dengan akhlak yang di ridhoi Allah SWT dan dicintai Nabi SAW," kata Ustadz Khalid Basalamah.

Akhlak yang mulia merupakan bahan bakar utama dalam menjalankan kehidupan rumah tangga yang bahagia.

Hal terpenting adalah semuanya harus atas dasar niat karena Allah SWT.

"Tersenyum, melayani pasangan, berbagi, menasihati, semua itu harus dilakukan karena Allah, sehingga tidak ada rasa jenuh, atau merasa sia-sia, serta merasa capek," kata Ustadz Khalid Basalamah.

Ustadz Khalid Basalamah juga menerangkan jika anggota keluarga merupakan aset amal jariah dan kunci surga bagi kaum muslimin.

"Bagi istri, suami merupakan aset amal jariah, misalkan siapkan makannya, minumnya, bajunya, mati masuk surga. Sedangkan bagi suami, uang hasil bekerja dinafkahkan ke istri, anak, orangtua, pada saat ada urusan di rumah di perbaiki, mati masuk surga," kata Ustadz Khalid Basalamah.

Load More