Suara Tasikmalaya.id - Artis Nikita Mirzani tampaknya belum puas meskipun sudah divonis bebas dalam kasus penemaran nama baik yang dilaporkan pengusaha Dito Mahendra.
Banyak kekecewaan dan dedam yang ada di benak Nikita Mirzani selama menjalani proses dalam kasus itu. Nikita menyampaikan unek-uneknya saat poadcast Close The Door Deddy Corbuzier
Yang paling membekas di benak Nikita Mirz adalah perlakuan oknum polisi terhadap anaknya.
“Gara-gara sering di datengi polisi secara kasar dan arogan jadi anak aku trauma semua om,” ucap Nikita Mirzani yang dikutip dari YouTube Deddy Corbuzier pada 7 Januari 2023.
“Apalagi yang nomer satu sampai di jorokin,” tambahnya.
Makanya anaknya hanya dua kali menjenguk di Polres Serang Kota. Nikita melarang anaknya untuk ke sana lagi lantaran sang anak mengalami trauma atas perlakuan polisi yang kasar dan arogan.
Kejadian kekersan yang dialami anak Nikita Mirzani terekam oleh kamera CCTV.
“Ada CCTVnya om, aku share aja kali ya,” sambungnya.
Daddy Corbuzier memotong ucapan berani Nyai yang dikenal bawel dan ngeyel itu .
Baca Juga: Bawaslu Putuskan KPU Sulsel Tidak Bersalah Soal Verifikasi Parpol, Koalisi Akan Ambil Hak Koreksi
“Jangan jangan nyari masalah lagi,” ucap Deddy Corbuzier.
Deddy Corbuzier mengetahui sifat Nikita yang berani dan ngomong apa adanya, namun Deddy merasa heran dengan teman, sahabat, dan lawyer yang menggingatkannya.
“Kaya orang ga punya temen gitu loh, ga ada yang ngasih tau gitu,” ucap Deddy.
Dalam lanjutan kasus Nikita Mirzani sang Lawyer akan menuntut ulang dan akan melaporkan oknum yang terlibat.
"Kami akan menuntut ulang dan akan melaporkan oknum-oknum yang terlibat sebagaimana yang ada didokumen," ucap Fahmi.
Fahmi selaku pengacara Nikita mendapatkan dokumen dari Jaksa Penuntut Hukum. Dalam kasus ini yang terlibat tidak cuma satu orang dan belum mengetahui kekuatan hukumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi
-
Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus
-
Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
-
Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'
-
Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi
-
Kasus Kematian Mantan Istri Anggota Polri, Komisi III DPR RI: Jangan Gegabah Simpulkan Bunuh Diri
-
Ribuan Pemilah Sampah di Bantargebang Kini Punya Jaminan Kerja
-
Waspada Potensi Bencana Alam di Jateng, Sarif Abdillah: Pelatihan Relawan Jangan Kendor!
-
Berbagi Kisah & Harapan: Ketika Menagih Pajak Tidak Sekadar Soal Angka