SuaraTasikmalaya.id – Baru-baru ini, Deddy Corbuzier memberikan kritikan keras pada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
Deddy Corbuzier menganggap jika KPI lalai dalam mengawasi tayangan televisi.
Satu di antara yang menjadi sorotan Deddy Corbuzier yaitu kemunculan Fajar Sadboy, di mana dirinya viral karena qoutes tentang cinta.
Deddy Corbuzier menilai jika KPI seharusnya bisa menjalankan tugasnya, dengan melarang Fajar Sadboy hadir di acara televisi yang membahas soal asmara karena ia dianggap masih berusia belasan tahun.
Deddy Corbuzier pun sempat mengutarakan jika dalam aturan KPI, jelas melarang kemunculan anak di bawah umur untuk wawancara yang bukan sesuai usianya.
Jika melihat ke belakang, Deddy Corbuzier ternyata memiliki pengalaman ditegur oleh KPI, karena dirinya mengundang anak kecil sebagai nara sumber pada sebuah acara yang pernah dibawakannya.
Melalui unggahan di Instagram, KPI akhirnya menanggapi kritikan yang dilayangkan oleh Deddy Corbuzier tersebut.
"Berdasarkan Standar Program Siaran (SPS) anak terdiri atas anak-anak dan remaja. Anak-anak: 7-12 tahun dan remaja: 13-17 tahun. Anak tidak boleh dihadirkan sebagai narasumber di luar kapasitas mereka dalam konteks konflik rumah tangga, bencana/musibah, dan konflik kekerasan traumatis," tulis keterangan KPI dikutip dari akun Instagram @kpipusat, 19 Januari 2023.
Meskipun tidak ada aturan yang pasti tentang tampilnya Fajar Sadboy di televisi, KPI tetap menghimbau agar media atau televisi untuk menayangkan hal yang lebih bermanfaat dan dapat menjadi teladan bagi semua orang.
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Ibu Norma Risma tak Berbusana saat di Rumah Menantu, Yakin Gak Salah Paham?
KPI pun memandang jika tidak ada larangan remaja seusia Fajar Sadboy untuk tampil di televisi, selama tidak melanggar norma asusila dan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
"Fajar remaja usia 15 tahun. Acara yang ditujukan bagi remaja (13-17 tahun), tidak ada larangan sih menampilkan cerita asmara, selama tidak melanggar norma dan kesusilaan. Kalau yang untuk anak-anak (7-12 tahun) baru dilarang," tulis KPI.
KPI kemudian menjelaskan bahwa dalam SPS Pasal 33, disebutkan klasifikasi A (anak) merupakan usia 7-12 tahun, dan pada klasifikasi R (remaja) berusia 13-17 tahun.
KPI berharap jika penjelasan yang disampaikannya tersebut dapat menjadi acuan untuk pelaku industri kreatif di Lembaga Penyiaran.(*)
Berita Terkait
-
Terlalu..! Ibu-ibu Disuruh Mandi Lumpur demi Stiker TikTok, Uus: Ini Ada Mafianya, Gue Juga Yang Tatoan Dan Mabok Gak Rela Emak Gua Digituin
-
Mengaku Capek dengan Kasus KDRT yang Menimpa Venna Melinda, Athalla Naufal: Gua Cabut dari KK
-
Bebas dari Penjara, Nikita Mirzani Masih Dendam kepada Oknum Yang Memperlakukan Anaknya Secara Kasar
-
Nikita Mirzani Ngegas di Depan Deddy Corbuzier: Gara-gara Ditahan Gue Banyak Rugi, Dendam Membara Sama Dito Mahendra
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Coffee Fair Alfamart April 2026: Diskon Kopi Favorit Mulai Rp6 Ribuan, Beli 1 Gratis 1
-
Sudah Bayar Pajak, Motor Justru Hilang di Samsat Palembang, Ini 5 Fakta Mengejutkan
-
Ice Cream Fair Indomaret April 2026: Diskon Besar Hingga 50 Persen, Beli 4 Gratis 2
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Bandara, Tol, dan LRT di Palembang, Cukup Tap Tanpa Antre
-
Rahasia LG Jual 3,2 Juta WashTower, Fokus Konsumen hingga Bidik Pasar Indonesia
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam