SuaraTasikmalaya.id - Ada informasi menarik tentang Lomba Filmisasi Sastra Sunda Piala Duduh Durahman Tahun 2023 berhadiah Rp15 juta.
Dikutif dari laman singrancage.id, Persatuan Sastra Sunda (PP-SS) kembali menggelar Kompetisi Film Sastra Sunda Piala Duduh Durahman.
Tujuan lomba ini untuk meningkatkan nilai bahasa Sunda dalam dunia perfilman.
Dalam sastra Sunda, bentuk prosa yang paling umum, banyak karya yang bisa dijadikan film pendek, baik sebagian maupun seluruhnya.
"Oleh karena itu, dalam rangka memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional 2023, PP-SS mengajak para sineas Sunda untuk memfilmkan karya prosa atau adaptasi layar bahasa Sunda," ujar pengumuman di laman tersebut.
Lomba filmisasi sastra Sunda ini terbuka untuk umum.
Materi film tersebut telah disiapkan oleh para pengarang Suda yakni Darpan, Hadi AKS, Cécép Burdansyah, Aam Amilia, Budi Rahayu Tamsyah, dan Nunu Nazarudin Azhar.
Cara Berpartisipasi dalam Kontes
Video berupa film pendek, durasi maksimal film adalah 15 menit.
Percakapan dalam film tersebut seluruhnya dalam bahasa Sunda.
Video harus asli, tidak melanggar hak cipta, dan belum pernah ditayangkan di media manapun sebelum ada pemberitahuan.
Ukuran video minimal 720p.
Hasil karya belum pernah dipublikasikan dan belum pernah diikutsertakan dalam lomba lain.
Setiap peserta dapat mengirimkan beberapa karya.
Video diunggah ke Google Drive, lalu tautannya disimpan di kolom pendaftaran.
Karya harus sudah diterima panitia paling lambat tanggal 14 Mei 2023.
Pemenang akan diumumkan pada 26 Mei 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
10 Film Dokumenter yang Tayang di Netflix Mei 2026, Didominasi Kisah Sepak Bola dan Olahraga
-
Membenahi Percaya Diri di Buku Mind Platter: Kenapa Kita Takut Bersinar?
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Chef Arnold Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar, Kena Cibir: Kritik Dong Orang Pilihan Lu!
-
Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!
-
Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita