SuaraTasikmalaya.id- Mertua Venna Melinda, Hariati mengungkap sikap bobrok sang menantu yang belum diketahui publik.
Ibunda Ferry Irawan mengungkap bahwa ada sesuatu hal yang harus masyarakat ketahui sisi lain dari Venna Melinda.
Hal tersebut tentang sebuah peristiwa yang terjadi pada Desember tahun 2022 lalu.
Menurut Hariati, Venna Melinda pernah dengan sengaja mengurung Ferry Irawan di dalam kamar.
Hal tersebut karena sifat posesif Venna, yang tak ingin jika suaminya tergoda dengan wanita lain.
"Jadi dikunci dari luar. Ferry dikurung sama Venna, dikunci dari luar. Alasannya takut kabur," kata Hariati di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (16/2/2023).
"Terus pernah lagi berdua dikurung, nggak keluar dua-duanya dari kamar. Aneh ya, katanya cemburu," ujarnya lagi.
Hariati berujar bahwa dirinya tak asal bicara, karena Dia mendapat cerita ini langsung dari Venna Melinda.
Selain itu, ada juga cerita soal menantunya yang kerap melakukan kekerasan pada Ferry.
Baca Juga: Prediksi PSIS Semarang vs Persis Solo di BRI Liga 1: Head to Head, Susunan Pemain dan Skor
"Pernah sih katanya. Jadi bukan Ferry yang arogan, sering mukul, nggak ada. Malah Ferry yang pernah cerita, katanya dicakar atau diapain, tapi nggak tahu kenapa," ujar Hariati.
Karena tak terima dengan apa yang dilakukan Venna kepada Ferry, maka hal itulah yang mendorong Hariati membela Ferry Irawan.
Ia juga meminta publik berhenti menghakimi putranya sebagai pelaku kekerasan dan suami yang tidak bertanggung jawab ke istri.
"Selama ini kan mereka memojokkan terus, nggak ada henti-hentinya, dihujat terus. Dimulai katanya minta pulsa, minta ongkos naik Grab. Itu kan nggak bagus banget," kata Hariati.
Perilaku buruk Ferry Irawan diungkap Venna Melinda dan tim kuasa hukumnya setelah mengalami KDRT pada 8 Januari 2023.
Namun hingga kini Ferry Irawan selalu menyangkal apa yang disangkakan Venna kepadanya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Inter, Gaji Jens Petter Hauge Dibawah Rata-rata Gaji Pemain Liga 1
-
Rumah Duka Alex Noerdin di Palembang Kian Dipadati Pelayat hingga Larut Malam Terkini
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Chat Sadis Terbongkar! Ayah NS Diduga Biarkan Anak Sakit: Biarin Aja, Tinggal Dimakamin
-
Ibu Tiri di Sukabumi Resmi Jadi Tersangka, Korban Diduga Disiksa Bertahun-tahun
-
Siap-siap Pulang Kampung! 40 Bus Mudik Gratis Pemkab Bogor Segera Diberangkatkan
-
Tukang Ojek Pandeglang Gugat Pemerintah Rp100 Miliar Usai Siswa SD Tewas Akibat Jalan Berlubang
-
iQOO 15R Resmi Rilis di Indonesia: Snapdragon 8 Gen 5 Pertama, Baterai 7.600 mAh dan Mulai Rp7 Juta
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM