/
Senin, 20 Februari 2023 | 14:20 WIB
Dampak ledakan yang terjadi di Blitar. (akun Twitter @Miduk17.)

SuaraTasikmalaya.id - Minggu malam (19/2/2023) warga Dusun Tegalrejo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar sudah terlelap tidur setelah seharian bekerja. Waktu menunjukkan pukul 22.30, suasana kampung memang sudah sepi.

Namun tiba-tiba terdengar ledakan yang sangat keras, bahkan menurut keterangan saksi bunyi ledakan itu terdengar sejauh 5 kilometer. Ternyata sumber ledakan dari rumah Darman, Darman adalah pembuat petasan, Dia adalah bandar petasan, dilansir dari suarajatim.com Darman sudah menjalankan profesinya sejak lama.

Menurut Budiono, warga setempat keahlian Darman dan keluarga membuat petasan diperoleh secara turun temurun. Biasanya petasan itu diracik kemudan 2 anak Darman, yakni Aripin dan Widodo yang memasarkan petasan jelang Ramadan dan Idul Fitri.

Diduga saat kejadian  kedua putranya sedang meracik bubuk petasan. Sebab mereka jadi korban. Informasi yang diperoleh dari ketua RT setempat  di dalam rumah itu informasinya ada sekitar 5 Kuintal bahan pembuat petasan.

Informasi itu didapat Budiono dari keterangan kakak korban (Darman).

"Dari keterangan kakak korban ada sekitar 5 kuintal bahan peledak yang disimpan di situ," kata Budiono, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Senin (20/02/23).

Kakak Darman mengetahui hal itu karena dirinya selalu mengirimkan makanan untuk Darman. Saat itulah kakak Darman melihat jumlah bahan petasan yang cukup banyak.

"Beliau kan sering mengirim makanan, jadi tahu kalau di sana disimpan bahan peledak yang banyak," ujarnya menambahkan.

Menurut Budiono saat kejadian ledakan terjadi kilatan yang cukup dahsyat. Setelah ledakan kondisi lingkungan juga berkabut akibat asap bahan peledak.

Baca Juga: 14 Potret Interaksi Fuji dan Thariq Halilintar Usai Putus, Tetap Sweet dan Perhatian Abis!

Bau bubuk mesiu pun tercium cukup pekat di lingkungan tersebut. "Baunya seperti belerang dan berkabut akibat bahan peledak," katanya.

Kapolres Blitar Kota AKBP Argo Wiyono menyebutkan bahwa jumlah bahan ledakan di Dusun Tegalrejo Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar berjumlah cukup banyak. Meski demikian Argo belum bisa memastikan berapa banyak jumlahnya.

"Jumlahnya bahan ledakan cukup banyak, tapi belum bisa dipastikan berapa banyak jumlahnya," kata Argo.

Argo juga memastikan bahwa ledakan tersebut berasal dari bahan petasan yang disimpan di rumah Darman. Dalam peristiwa itu, 4 orang meninggal dunia dan belasan orang mengalami luka. (*)

Load More