SuaraTasikmalaya.id - Setelah sebelumnya ribuan siswa tidak bisa ikut SNBP 2023 gara-gara pihak sekolah belum menuntaskan finalisasi data, kini Kemendikbud memberikan kebijakan menggembirakan.
Dilansir dari akun resmi SNPMB, @_snpmbbppp, 20 Februari 2023, dalam Siaran Pers-nya yang ditandangani Ketua Tim Penanggung Jawab SNPMB, Mochamad Ashari, tanggal 20 Februari 2023, panitia SNPMB memberikan kesempatan penyelesaian kepada pihak sekolah untuk menyelesaikan Pengisian PDSS agar memberikan kesempatan siswa mendaftar SNBP 2023.
"Berdasarkan konferensi pers yang telah dilakukan pada hari Senin tanggal 20 Februari 2023. Telah disampaikan beberapa hal sebagaimana yang dimuat dalam Siaran Pers Nomor: 02/sipers/snpmb/II/2023," ujar pengumuman tersebut.
Bagi Sekolah yang belum menyelesaikan tahap Finalisasi PDSS, SNPMB memberikan kesempatan untuk menyelesaikan seluruh tahap Pengisian PDSS meliputi tahap Finalisasi Data Sekolah, Finalisasi Siswa Eligible, Finalisasi Kurikulum, dan Finalisasi Nilai.
"Kesempatan ini dapat dilakukan mulai tanggal 20 Februari 2023, pukul 15.00 WIB sampai 22 Februari 2023 pukul 15.00 WIB," jelas siaran pers itu.
Bagi Sekolah yang masih menemukan kendala segera menghubungi Helpdesk SNPMB BPPP di halo-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id atau Call Center SNPMB 0804 1 450 450.
Informasi lengkap seputar SNPMB Tahun 2023 dapat diakses langsung melalui laman https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id dan media sosial @_snpmbbpp.
Seperti diketahui sebelumnya banyak sekolah belum menyelesaikan Finalisasi Data hingga penutupan Pengisian PDSS tanggal 9 Februari 2023 jam 15.00 WIB.
Akibatnya ribuan siswa Eligible tak bisa mendaftar SNBP 2023.
Baca Juga: Bingung, Daftar KIP Kuliah Dulu atau SNBP Dulu?
Mereka resah dan kecewa serta meminta pihak penyelenggara SNPMB memperpanjang masa Pengisian PDSS.
Namun hingga seminggu lebih belum ada kabar menggembirakan.
Dan akhirnya pihak penyelenggara SNPMB mengeluarkan kebijakan memberikan kesempatan untuk menyelesaikan seluruh tahap Pengisian PDSS selama 3 hari. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis