SuaraTasikmalaya.id – Dokter Zaidul Akbar mengungkap bahwa ternyata marah dapat mengurangi imunitas tubuh seseorang.
Jika imunitas seseorang turun maka akan timbul gangguan kesehatan yang tentunya membuat aktifitas Anda terganggu bahkan hingga menimbulkan penyakit berbahaya.
Maka dari itu, kita harus bisa menahan amarah agar imun tubuh dapat terus terjaga.
Dokter Zaidul Akbar menyatakan bahwa marah dapat menurunkan imun selama beberapa jam dengan marah yang hanya satu sampai lima menit.
“Menurunkan imunitas sampai berapa jam dengan marah yang hanya 1-2 menit”, ujar Dokter Zaidul Akbar sebagaimana yang SuaraTasikmalaya.id lansir dari unggahan YouTube dr Zaidul Akbar, Selasa (21/2/2023).
Maka dari itu, Dokter Zaidul Akbar menyarankan untuk tidak mudah marah.
Tetapi menurutnya ada marah yang diperbolehkan dan tidak mengurangi imunitas.
“Kapan marahnya, kalau sudah tenang, tapi marahnya yang mendidik, itu boleh”, kata Dokter Zaidul Akbar.
Menurut Dokter Zaidul Akbar, kita harus memiliki teknik yang tepat dalam mengendalikan amarah.
Baca Juga: Ada 2 Love Language Baru! Shared Experience dan Emotional Security, Apa itu?
Ia pun mencontohkan kemarahan orang tua jaman dahulu, yang bukan atas dasar kebencian.
“Zaman dulu kita pernah dipukul sama orang tua, bukan karena kebencian tetapi karena ingin mendidik kita”, ungkapnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana