SuaraTasikmalaya.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengkonfirmasi bahwa saat ini harga minyak mentah dunia saat ini berada di bawah level US$ 100 per barel. Diketahui, harga minyak jenis Brent berada di angka US$ 82,58 per barel. Sementara jenis West Texas Intermediate (WTI) berada pada level US$ 75,69 per barel.
Meski demikian dirinya menerangkan bahwa pemerintah Indonesia akan tetap menahan harga Pertalite di level Rp 10.000 per liter. Hal ini karena harga Pertalite masih dibawah nilai seharusnya.
"Harga Pertalite sekarang masih di bawah harga nilai keekonomiannya," kata Arifin di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (24/2/2023).
Sebelumnya, Arifin Tasrif pernah mengumumkan bahwa harga wajar Pertalite saat ini mencapai nominal Rp 11.000 per liter atau lebih tinggi sekitar 10% dari harga jual eceran Pertalite saat ini. Hal ini berarti bahwa harga jual BBM bersubsidi tersebut masih di bawah harga wajarnya.
"Kalau harganya belum turun, berarti harganya belum ekonomis," lanjut Arifin.
Dalam penentuan harga wajar Pertalite, dihitung berdasarkan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, biaya produksi, biaya distribusi, dan margin keuntungan. Harga wajar ini biasanya digunakan sebagai acuan oleh pemerintah dalam menentukan harga jual BBM bersubsidi di pasaran. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
Ditentukan Malam Ini: Hitung-hitungan Emil Audero dan Cremonese Lolos Degradasi Serie A