SuaraTasikmalaya.id – Oknum polisi dari Polres Sukabumi diduga menyiksa mantan kekasihnya Synthia Hanum Mahesa di Bandung, membuat orang tua korban Synthia harus mengklarifikasi atas kejadian yang menimpa anaknya tersebut.
Ibunda Synthia menjelaskan bahwa kasus penganiayaan putrinya tersebut adalah kabar yang tidak benar atau hoaks.
Beredar Senin, (6/3/2023), beredar video berdurasi 27 detik yang memperlihatkan ibunda Synthia mengklarifikasi atas maraknya pemberitaan yang beredar mengenai putrinya tersebut.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya dengan orang tua Synthia, ingin mengklarifikasi bahwa kejadian yang terjadi di Hotel Hemangini, bahwa informasi penyekapan pembacokan tersebut hoaks,” kata Ibu Synthia itu dalam videonya.
Namun, saat Synthia dimintai keterangan, Synthia mengatakan bahwa ibunya dipaksa untuk membuat klarifikasi tersebut karena dalam keadaan tertekan, dan berada di markas Propam.
Sebelumnya, diberitakan seorang wanita berinisial ST (25), mengalami tindak penganiayaan yang diduga dilakukan oleh mantan kekasihnya yang juga anggota kepolisian di Polres Sukabumi.
Dugaan penganiayaan itu terjadi di sebuah hotel di Kota Bandung, pada Minggu, (5/3/2023).
Adalah akun Instagram @aridanuraini yang pertama kali mengunggah foto kondisi korban Synthia dalam keadaan berdarah di sebuah ruangan rumah sakit pada Instastorynya pada Minggu, (5/3/2023).
“Menurut informasi sebenarnya dari korban dan teman-teman di Bandung, korban dipaksa melakukan percobaan bunuh diri, kalau tidak, dia (korban) yang akan dibunuh pelaku, korban tertekan dan terpaksa melemparkan gelas ke kepala dan terkena pembuluh darah di tangan, setelah berdarah-darah, kemudian korban dipukul oleh pelaku, dan pelaku pergi meninggalkan korban di tempat kejadian,“ tulis akun Instagram @aridanuraini, pada Senin, (6/3/2023).
Baca Juga: Jangan sampai Tertipu! Begini Cara Membedakan Madu Asli dengan yang Palsu
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota AKP Yudi Wahyudi membenarkan jika pria berinisial MF alias I merupakan anggota Satuan Narkoba Polres Sukabumi Kota. Akan tetapi, dia membantah dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita berinisial ST tersebut.
Dia menuturkan, luka terbuka pada jari wanita itu diduga disebabkan oleh gelas yang dibanting oleh korban. Peristiwa tersebut, kata Wahyudi, disebabkan karena perasaan cemburu kepada anak buahnya. (*DAR)
Berita Terkait
-
Mantap, Polisi Lakukan Ini Agar Mario Dandy dan Shane Lukas Tak Bohongi Penyidik Lagi
-
Ayah Kena Stroke dan Ibu Kanker Paru-paru, AG Pacar Mario Dandy Dapat Pengacara Gratis!
-
Khawatir Kembali Bersekongkol, Tersangka Mario Dandy dan Shane Ditahan di Sel Terpisah Rutan Polda Metro Jaya
-
Bikin Heboh! Seorang Perempuan di Bandung Berlumuran Darah, Disebut Dianiaya Mantannya Berprofesi Polisi
-
Bersumber dari Suara Emak-emak, Polisi Ungkap Teriakan yang Buat Mario Dandy Berhenti Aniaya David
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
-
Resmi Ditahan, Gus Yaqut Lebaran di Rutan KPK
-
Banser Bakar Baju Usai Gus Yaqut Pakai Rompi Oranye Tahanan: KPK Zhalim!
-
Usai Diperiksa dalam Kasus Haji, Gus Yaqut Ditahan KPK dan Tutupi Borgol Pakai Buku
Terkini
-
5 Fakta Pembunuhan di Batam, Pria Tewas Dibunuh Eks Pacar Sesama Jenis karena Cemburu
-
Dean Zandbergen Disebut Cocok Temani Ole Romeny di Timnas Indonesia, Naturalisasi Here We Go?
-
Dukung Udara Bersih, SPBG Bogor Layani 312 Angkot Setiap Hari dengan Energi Ramah Lingkungan
-
Bali Tutup Total Jalur Mudik 24 Jam Saat Nyepi, Pemudik Bisa Titip Kendaraan di Sini
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: ASIsrael Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Curi 420 Ayam Petelur Senilai Rp147 Juta, Tiga Pelaku di Ciamis Dibekuk Polisi
-
Fanny Ghassani Kenang Momen Pilu Saat Orangtua Bercerai
-
ASN Kemenag Dilarang Keras Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran
-
Oknum ASN Disnaker Banjar Diduga Gelapkan Santunan Kematian Pekerja, Terancam Dipecat
-
Tak Hanya Paes dan Audero, Ini 3 Kiper Lokal yang Siap Gebrak Skuad Garuda Era John Herdman