SuaraTasikmalaya.id - Peneliti psikolog dan seksolog ternama, John Gottman, mengungkapkan empat penyebab utama yang menjadi prediktor kegagalan dalam hubungan asmara, yakni penghinaan, kritik, sifat defensif, dan stonewalling.
Dari keempat penyebab tersebut, Gottman menegaskan bahwa penghinaan merupakan prediktor terbesar dari kegagalan dalam hubungan. Hal ini disebabkan oleh kata-kata yang negatif yang seringkali dilontarkan oleh salah satu pasangan kepada yang lain, dengan merasa lebih pintar atau lebih baik, sementara yang lain merasa direndahkan dan tidak dicintai.
Studi Gottman ini didasarkan pada penelitian yang melibatkan lebih dari 40.000 pasangan selama lebih dari 50 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan yang sering melakukan penghinaan atau menyakiti perasaan pasangan, cenderung tidak memiliki keharmonisan dalam hubungannya.
Penghinaan dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti komentar sinis, ejekan, atau bahkan mengabaikan kebutuhan dan perasaan pasangan. Hal ini dapat memicu rasa marah, kesedihan, dan bahkan depresi pada pasangan yang menjadi korban penghinaan.
Gottman menekankan pentingnya komunikasi yang sehat dalam hubungan asmara, di mana pasangan harus mampu mengungkapkan perasaan dan kebutuhan mereka tanpa harus melukai perasaan pasangan lainnya. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memilih kata-kata yang tepat dan bersikap empati terhadap pasangan.
Menurut Gottman, pasangan yang berhasil membangun hubungan yang sehat adalah pasangan yang mampu saling menghargai dan memperhatikan perasaan satu sama lain, bahkan dalam situasi yang paling sulit sekalipun. Dengan begitu, hubungan asmara dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, serta dapat terhindar dari kegagalan yang disebabkan oleh penghinaan dan perilaku negatif lainnya.
Dalam menjalani hubungan asmara, penting bagi pasangan untuk selalu memperhatikan cara berkomunikasi dan bersikap terhadap satu sama lain. Dengan begitu, hubungan asmara dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, serta dapat terhindar dari kegagalan yang disebabkan oleh penghinaan dan perilaku negatif lainnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Kaltim Berusaha Jaga Harga Sawit Pasca Pidato Prabowo soal Ekspor Terpusat
-
30 Ucapan Hari Waisak 2026 Singkat Penuh Makna, Lengkap Link Twibbon dan Poster Siap Pakai
-
Potret Perempuan dalam Sejarah Islam: Membaca Kembali Ummahatul Mukminin
-
38 Kode Redeem FF Terbaru 31 Mei 2026: Klaim Cepat SG2 Golden dan MP40 Cobra
-
3 Shio Paling Beruntung Selama 1-7 Juni 2026, Hidup Diprediksi akan Lebih Baik
-
Dowoon DAY6 Buka Suara Usai Rumor Pacaran dengan YouTuber Yoo Ji Yoo Viral
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Terpopuler: HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik, Fenomena Langka Blue Moon pada 31 Mei 2026
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
25 Link Poster Ucapan Hari Raya Waisak 2026 Gratis, Bisa Langsung Download dan Dibagikan