SuaraTasikmalaya.id - Fakta baru terkait dengan penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy terus berkembang. Kini, terungkap identitas orang pertama yang memberikan pertolongan kepada David Ozora setelah ia diserang oleh Mario Dandy di sebuah perumahan elit di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Penolong tersebut adalah saksi kunci N dan R, yang salah satunya merupakan ibu dari teman David. Hal ini diungkapkan oleh pengacara N dan suaminya, Muannas Alaidid.
Saksi kunci telah mengajukan permohonan perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi, mengungkapkan bahwa N dan R telah mengajukan permohonan perlindungan pada tanggal Jumat (3/3/2023).
Edwin menyatakan bahwa permohonan perlindungan dari N dan R saat ini sedang ditelaah lebih lanjut oleh LPSK.
Dalam waktu dekat, keputusan mengenai pemberian perlindungan akan diambil oleh pimpinan LPSK secara bersama-sama.
Apabila LPSK memutuskan untuk memberikan perlindungan, perlindungan tersebut akan berupa perlindungan terhadap hak prosedural dan proses hukum mulai dari penyidikan hingga pengadilan.
"Jadi di undang-undang perlindungan saksi dan korban itu ada yang disebutkan beberapa tindak pidana yang menjadi prioritas LPSK salah satunya adalah penganiayaan berat," ujar Edwin.
Sementara itu, pengacara saksi mata, Muannas menjelaskan bahwa N berhasil mengangkat tubuh David setelah berteriak meminta Mario untuk menghentikan aksinya yang merugikan.
Baca Juga: Viral Penyakit Stroke Kuping yang Dibahas Kiky Saputri, Apa Penyebabnya?
"Pas peristiwa itu kan dia (N) yang mengangkat tubuh korban," ujar Muannas saat dihubungi tim Suara.com, Kamis (9/3/2023).
Muannas juga mengatakan bahwa N melihat kondisi tubuh David yang sangat parah setelah diserang oleh Mario Dandy.
"Setelah melihat kondisi korban di tempat kejadian, N mengalami trauma pasca kejadian dan merasa kesulitan jika harus mengingat kejadian tersebut kembali," lanjut Muannas.
"Masih sering suka nangis kalau dia menceritakan ulang peristiwa itu," tambah Muannas.
Sebelumnya, polisi mengatakan bahwa Mario Dandy Satriyo baru berhenti menganiaya David setelah mendengar teriakan "Woi" yang berasal dari seorang ibu dari teman David yang bernama R.
"Jadi terhentinya perbuatan ini dengan ada satu suara itu, suara seorang ibu, ibu N. Karena anak D sebagai korban itu bermain di rumah temannya R dan itu ibunya dari anak R," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Senin (6/3/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Langkah Prabowo di Board of Peace Dinilai Realisme Politik untuk Bela Palestina
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI
-
Dari Dua Kali Jadi Sekali? MBG Lansia Berpotensi Ikut Skema Rp10 Ribu per Porsi
-
Rendang Pahit di Ulang Tahun Pernikahan ke-7
-
ATEEZ Bakar 'Adrenaline' Lewat Penampilan Penuh Energi di Lagu Terbaru
-
Soal Prabowo Dua Periode, Dasco: Kita Lihat Kepuasaan Masyarakat pada Program Periode Pertama
-
Tekiro Bawa Peralatan Otomotif Terbaru ke IIMS 2026, Ngebengkel di Rumah Jadi Lebih Mudah
-
Oppo Find X9s Usung Chipset Dimensity 9500s dan Kamera 200 MP, Segera Rilis dalam Waktu Dekat
-
Daftar 6 Proyek Hilirisasi yang Digarap Danantara Mulai Hari Ini
-
Aksi Jumat untuk Palestina, Massa Minta Indonesia Tinggalkan Board of Peace