/
Kamis, 16 Maret 2023 | 15:32 WIB
Dubet Palestina persilahkan timnas Israel main di Piala Dunia U20 yang diselenggarakan di Indonesia. (ANTARA FOTO)

SuaraTasikmalaya.id – Keikutsertaan timnas Israel di Piala Dunia U20 yang akan diselenggarakan di Indonesia mendapat polemik. Hal ini terkait dengan hubungan politik antara Indonesia dengan Israel.

Polemik ini bermula dari adanya kritik yang diajukan, salah satunya adalah dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pihak MUI meminta agar pemerintah menolak kedatangan timnas Israel, karena  merupakan komitmen Indonesia untuk tidak membuka hubungan diplomatik dengan Israel, yang dinilai sebagai penjajah Palestina.

"Sikap tegas tidak membuka hubungan diplomatik dengan Israel ini harus dipertahankan dan dijaga dengan sepenuh hati selama Israel masih terus menjajah bangsa Palestina," ujar perwakilan MUI, Sudarnoto Abdul Hakim dalam keterangannya. Rabu (8/3/2023).

Meski demikian, kritik ini langsung mendapat respon dari Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al Shun. Dirinya mengatakan bahwa Indonesia hanya sebagai fasilititator saja, bukan yang mengundang. 

“Kehadiran Israel karena ketentuan FIFA. Host Country hanya fasilitasi,” ujar Zuhair saat konferensi pers, Rabu (15/3/2023). 

Meski demikian, dengan bermainnya timnas Israel di Indonesia, hal tersebut tidak merubah dukungan Indonesia terhadap Palestina. 

“Dukungan terhadap Palestina oleh Indonesia selalu konsisten. Dukungan Indonesia tidak akan pernah berubah,” lanjut Zuhair. 

Secara jadwal, Piala Dunia U20 akan digelar mulai 20 Mei 2023 sampai 11 Juni 2023. Terdapat enam stadion yang dipersiapkan, diantaranya, Stadion Utam Gelora Bung Karno, Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Gelora Sriwijaya, dan yang lainnya. (*)

Baca Juga: Tegas! Erik Ten Hag Tetap Mainkan Bruno Fernandes dan Casemiro Lawan Real Betis Meski Ada Ancaman Skorsing

Load More