SuaraTasikmalaya.id- Sungguh keterlaluan, peredaran narkoba sudah merambah ke Pemkot Tasikmalaya, polisi mengamankan Kepala Bappelitbangda Kota Tasikmalaya Andi Abdullah karena terjerat kasus penyalahgunaan narkoba.
Berasama Andi Abdullah ada tiga ASN lain yang positif nyabu. Saat ini dalam pemeriksaan intesnif polisi. ASN atau PNS yang positif narkoba itu adalah Ferry, pegawai Bappelitbangda; Tessa, pegawai Bappelitbangda; dan Andi, pegawai kelurahan di Kecamatan Cibeureum.
"Memang benar kami mengamankan empat ASN yang positif saat dilakukan tes urine. Yang kami amankan adalah AA, FR, dan seorang perempuan inisial TS di kantor Pemkot Tasikmalaya. Sementara seorang lainnya inisial AN pegawai kelurahan di Kecamatan Cibeureum," kata Kasat Narkoba Polres Tasikmalaya Kota AKP Ikhwan kepada wartawan Jumat (17/3/2023).
Terungkapnya kasus ini bermul saat polisi berhasil menangkap seorang warga Kecamatan Purbaratu bernama Dani Ramdani di kawasan Singkup, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, pada Sabtu (11/3/2023). Dari hasil pengembangan, mengarah ke ASN di Pemkot Tasikmalaya.
"Terungkapnya kasus ini setelah kami menangkap tersangka DN di Purbaratu. Dari tersangka kami mengamankan satu paket sabu. Dari sini kemudian berkembang kepada AL, seorang office boy di Bappelitbangda," tandas Ikhwan.
Kepada polisi Dani mengaku bahwa, sabu itu diperoleh dari Ai Lukesa, office boy di kantor Bappelitbangda Pemkot Tasikmalaya Dari tangan mantan sopir Kepala Bappelitbangda Andi Abdullah ini, polisi mendapatkan tiga paket sabu.
"DN dan AL ini dapat dikatakan jaringan pengedar. Langsung kami amankan dan lakukan interogasi," kata Ikhwan.
Hingga berta ini diturunkan polisi masih mengembangkan kasus ini.
(knv/idh)
Baca Juga: Jahatnya Mario Dandy: Sudah Pukul Habis David, Video dan Foto Korban Lantas Disebar
Berita Terkait
-
Teddy Minahasa Tidak Tahu Nama Asli Linda Sejak Awal Bertemu
-
Resmi! Ini Dia Pengumuman Jadwal Seleksi Kompetensi PPPK Tenaga Teknis Pemkot Tasikmalaya Tahun 2022-2023
-
Diduga Hasil Hubungan Haram, Seorang Ibu Muda di Tasikmalaya Buang Bayi di Kandang Ayam, Dibungkus Kantong Kresek dan Masih Hidup
-
Bukan Tawas, Irjen Teddy Minahasa Klaim WhatsApp ke Dody Menyebut Trawas
-
Anita Minta Ongkos Ke Brunei, Irjen Teddy Minahasa Jawab Ada Sabu 5 Kg Carikan Lawan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan