/
Minggu, 26 Maret 2023 | 06:24 WIB
Bung Towel nilai Indonesia sebagai tuan rumah tidak memiliki hak untuk mencore keikutsertaan Israel di ajang Piala Dunia U20 (instagram/bungtowel8)

SuaraTasikmalaya.id - Pembatalan drawing atau undian grup Piala Dunia U20 oleh FIFA yang rencananya akan dilakukan pada 31 Maret 2023, telah mengguncang dunia sepak bola Indonesia.

Koordinator Save Our Soccer, Akmal Marhali, telah membeberkan bahwa salah satu faktor pembatalan ini adalah akibat dinamika politik yang sedang terjadi di Indonesia.

“Karena isu-isu politik yang beredar saat ini, akhirnya pelaksaan drawing piala dunia pada 31 Maret 2023 ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” ujar Akmal Marhali, dikutip dari akun twitter @idextratime, Minggu (26/3/2023). 

Dugaan isu politik yang menganggu penyelenggaraan Piala Dunia U20 adalah terkait dengan penolakan keikutsertaan timnas Israel.

Menanggapi hal ini, pemerhati sepak bola, Tommy Welly atau Bung Towel menilai bahwa hal ini tidak seharusnya terjadi. Pada dasarnya, Indonesia sebagai tuan rumah tidak memiliki hak untuk mencoret peserta dengan alasan apapun.

“Dalam hal-hal prinsip seperti coret peserta finalis, apakah kita sebagai tuan rumah punya hak untuk mencoret? Gak punya menurut saya,” ujar Bung Towel dalam tayangan acara Apa Kabar Indonesia, dilihat Minggu (26/3/2023).

Bung towel juga menambahkan, polemik ini akan berdampak besar kepada Indonesia. 

"Makanya sekarang jika ini menjadi sebuah pedebatan yang sengit yang akan didorong oleh Indonesia, maka bola panasnya akan kepada FIFA, terkait Israel. Tetapi FIFA akan berdampak pada Indonesia," lanjut Bung Towel. (*)

Baca Juga: Justin Hubner Main Penuh, Bantu Timnas Belanda U-20 Hajar Prancis 2-1

Load More