SuaraTasikmalaya.id-Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Tasikmalaya ditutup oleh Kemendikbudristek melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat-Banten, akibatnya sekitar 800 mahasiswa bingung.
Kampus STMIK yang terletak di Jalan R.E Martadinata No.272A, Panyingkiran, Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya ini sebelumnya dikenal sebagai kampus swasta Pavorit di Kota Tasikmalalaya.
Namun setelah ditutup, bangunan kampus kumuh dan dipenuhi coretan oleh mahasiswa yang menggelar demo Senin (27/03/2023).
Para mahasiswa demo karena pihak kampus menutup komunikasi. Mereka minta kejelasan dan tanggung jawab pihak kampus atas semua yang terjadi.
Indah Pratiwi salah seorang mahasiswi menjelaskan, sebelum ditutup, STMIK Tasikmalaya awalnya berstatus pembinaan. "Sejak status pembinaan juga kami sudah resah, apalagi pihak kampus tidak terbuka ada masalah apa sebenarnya," kata mahasiswi semester akhir ini kepada wartawan.
Bukan hanya siswa yang resah, para orang tua pun merasa dirugikan. Bagaimana tidak mereka semula berharap anaknya jadi sarjana, malah jadi tidak jelas.
"Saya sudah keluar banyak untuk kuliahkan anak ke kota, jual sawah dan domba, ini malah ngak jelas," kata Suheryaman orang tua siswa asal Cikalong Kabupaten Tasikmalaya.
Para orang tua pun sedang menyusun langkah meminta pertanggung jawaban pihak STMIK Tasikmalaya, perwakilan mereka mengirimkan surat ke Ketua Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya.
Dalam surat yang tertanggal 27 Maret 2023 ini diterima pihak DPRD pada hari Senin 27 Maret 2023.
Baca Juga: KPK Telisik Korupsi Cukai Rokok di Pelabuhan Bebas Bintan Kepri, Nilainya Ratusan Miliar Rupiah
Dalam surat tersebut perwakilan orang tua menyampaikan permohonan agar pihak DPRD bersedia untuk memediasi dengan Rektor dan Penanggung Jawab STMIK Tasikmalaya.
Berikut ini isi suratnya:
Disampaikan dengan hormat, sebagaimana dengan DITUTUP nya status kampus STMIK TASIKMALAYA, maka dengan ini saya mewakili orang tua mahasiswa menyampaikan permohonan untuk mendampingi dan memediasi dengan Rektor dan Penanggung jawab STMIK TASIKMALAYA agar memenuhi tuntutan kami.
Dalam suratnya point tuntutan yang telah kami sepakati sebagai berikut:
1. Segera memindahkan mahasiswa ke kampus lain sesuai jurusan agar bisa melanjutkan sesuai semester yang sedang di tempuh.
2. Biaya masuk ke kampus baru agar ditanggung oleh pihak STMIK TASIKMALAYA.
Berita Terkait
-
Terjerat Kasus Pelecehan Seksual, Sejoli Mahasiswa Kedokteran Unand Resmi Tersangka
-
Ingin Pindah Jurusan Kuliah? Coba Pikirkan 5 Hal Ini Dulu!
-
Jadwal Buka Puasa Tasikmalaya Hari Ini dan Rekomendasi Tempat Ngabuburit Asyik
-
4 Toko Oleh-Oleh Khas Tasikmalaya di Jalur Selatan Mudik Lebaran, Bawa Pulang Wajit, Kolontong hingga Kopi Arabika Unggulan
-
Israel Dilanda Demo Besar-besaran Usai PM Netanyahu Pecat Menteri Pertahanan
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Buka-bukaan Jurnal Pribadi, Afgan Siap Bikin Penonton Nangis di Konser Retrospektif
-
Aturan Ganjil Genap Resmi Dicabut, Cek Jadwal Lengkapnya
-
5 Fakta Celyna Grace Finalis Indonesian Idol 2026, Dijuluki The Next Rossa
-
TPIA, BREN, DSSA Biang Kerok, IHSG Ditutup Nyaman Berada di Zona Merah
-
6 Compact Powder Murah tapi Bagus untuk Usia 40an, Wajah Nampak Halus Bebas Kilap
-
Sarif Abdillah: Negara Harus Bela Nelayan Kecil Soal Solar Subsidi
-
Sisi Gelap Politik di Balik Budaya Pop Indonesia dalam Buku Ariel Heryanto
-
Menakar Filosofi Ki Hajar Dewantara di Era Kecerdasan Buatan, Masihkah Relevan?
-
Bye PIH! 4 Tinted Sunscreen Rp30 Ribuan untuk Wajah Flawless Anti Dempul
-
Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman