SuaraTasikmalaya.id- Berbuka puasa di bulan Ramadhan seringkali memiliki problematika sendiri perihal do’a yang diucapkan. Begini do’a sesuai hadis shahih.
Dilansir Suara Tasikmalaya.id dari akun Twitter @tanyakanrl, dalam postingan terbarunya yang sudah dilihat 1, 8 M views itu membagikan gambar sketsa perbandingan antara do’a berbuka puasa.
Gambar yang memuat dua hadis itu memiliki kualitas yang berbeda. Namun do’a yang tersebar justru memiliki do’a yang diragukan keshahihannya.
Terlihat, gambar sebelah kiri, merupakan hadis hasan riwayat Abu Daud no. 2357, An-Nasa’I dalam sunan Al-Kubra no. 3315 dan selainnya.
Selanjutnya, di dalam gambar itu, menjelaskan bahwa kedua hadis tersebut dapat dilihat dalam kitab Irwaul Ghalil no 920 bagi hadis sebelah kiri, bab 4/38 bagi hadis sebelah kanan.
Tak hanya itu, hadis yang biasa dipakai oleh masyarakat ketika berbuka dengan teks “Allahumma laka sumtu wa ‘alaa rizkika aftortu” memiliki kualitas hadis yang lemah, bahkan dalam kitab Mirqatul Mafaith Syarh Misykatul Mashabih disebutkan kalau ada tambahan kata wabika amantu itu tidak ada dasar yang jelas.
Dapat dikatakan, postingan gambar kolase dua foto tersebut memiliki pro dan kontra di dalam kolom komentar.
Tak heran jika postingan tersebut menjadi buah bibir netizen untuk saling serang antar golongan.
“Ucapan doa aja diributin...kek hobinya org wahabi. Mau doa gmna aja mau pake bahasa apa gmna ucapannya bebas, istilah doa mau minta duit 1M sblm makan jg sah2 aja,” ujar akun tom cat di kolom komentar.
Baca Juga: Ungkapan Para Pemain Timnas Indonesia U-20 Usai Drawing Piala Dunia Dibatalkan
Hadis shahih yang terdapat dalam gambar kolase sebelah kiri merupakan hadis riwayat Abu Daud no. 2357 pada kitab Baitul Afkar Ad Dauliah dengan matan hadis.
“Dzahabazh zhama-u, wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru, in syaa allah”
Artinya: telah hilang dahaga, dan telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, insya allah (jika allah menghendaki).
Hadis tersebut memilliki kualitas hasan jika mengacu kepada pendapat Syekh Muhammad Nashiruddin al-Albani (Ulama Hadis asal Albania) (*/editor zahran)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1