SuaraTasikmalaya.id - Peristiwa kekerasan terjadi di Final Abu Ammar Cup di Stadion Faisal Al Husseini, Palestina, Kamis (30/3/2023). Pemain dan penonton dari Balata FC dan Jabar Al-Mukaber menjadi korban penembakan gas air mata dan senapan berpeluru karet oleh tentara Israel.
Kejadian ini langsung ditanggapi oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dengan menyatakan sikap tegas. AFC mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh tentara Israel terhadap rakyat Palestina.
Mereka menyerukan agar semua tindakan kekerasan segera diakhiri dan menegaskan dukungan mereka kepada Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) serta komunitas sepak bola Palestina.
“AFC menyerukan segera diakhirnya semua tindakan kekerasan oleh pasukan Israel terhadap rakyat Palestina dan berdiri dalam solidaritas yang kuat dengan Asosiasi Sepak Bola Palestina dan Komunitas Palestina,” tulis laman resmi AFC, dilihat Senin (3/4/2023).
Atas kejadian ini, sepak bola Indonesia tentu berharap agar AFC segera melaporkan ke FIFA. Hal ini karena Indonesia berharap FIFA menyiapkan sanksi untuk Israel, khususnya adalah pelarangan terhadap timnas Israel tampil di Piala Dunia U20.
Jika sanksi ini diberikan, maka Indonesia dapat berpeluang tampil di Piala Dunia U20, setelah sebelumnya dibatalkan.
Seperti diketahu sebelumnya, FIFA secara resmi membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20. Hal ini karena FIFA menilai bahwa Indonesia belum menjamin kemanan peserta, khususnya terkait dengan polemik penolakan terhadap keikutsertaan timnas Israel. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?
-
Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
-
Semangat Kemerdekaan, Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Membangun Daerah yang Berdaulat dan Makmur
-
BMW Puncaki Daftar Penjualan Mobil Mewah Meski Pasar Premium Sedang Lesu
-
4 Rekomendasi Obat Totol Flek Hitam Paling Ampuh, Ada yang Hasilnya Kelihatan dalam 7 Hari
-
Eks Member JKT 48 Tegur Keras Anak Buah Erick Thohir: Jujur Aku Kecewa!
-
Solidaritas dengan Korban Gempa Flores, Pemerintah Tunda Pesta Kembang Api di Monas
-
Bukan Sekadar Mediasi, KPAI Minta Pemulihan Korban Bullying SMPN 1 Blora Jadi Prioritas
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal