SuaraTasikmalaya - Lagi dukun sadis makan korban, kali ini sebanyak 11 pelangannya dibunuh oleh Slamet Tohari (45) atau Mbah Slamet warga Desa Balun Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara. Peristiwa mengegerkan itu terungkap setelah korbannya orang Sukabumi
Slamet kini sudah diamankan polisi, tampangnya beredar di media sosial dan viral. tasikmalaya.suara.com melihat postingan yang menunjukkan dukun cabul sedang diikat dua pria lain pada malam hari.
Dia juga diawasi oleh beberapa polisi, Tampanya penagkapan penangkapan tersebut dengan mengenakan jas hujan. Dalam video lainnya, tampak seorang warga sedang memperlihatkan bukti kekejaman Mbah Slamet yang diduga mengubur para korbannya dalam satu lubang.
Tampak juga dia yang mengenakan kaos warna krem digiring polisi saat tengah gelap malam yang disertai gerimis. Tubuhnya tampak terikat police line berjalan melintasi jalan setapak kebun. Mbah Slamet yang konon punya ilmu kebal tak mempan lagi menghindar dari kejaran polisi.
Berdasarkan keterangan dari warga Mbah Selamet ternyata pernah ditangkap dan mendekam di penjara karena kasus uang palsu di Pekalongan.
Namun yang membuat warga terkaget kasus yang menjerat THR kali ini beda. Polisi juga mengungkap dugaan pembunuhan dalam perkara yang menyeretnya.
Buktinya, ditemukan mayat yang dikubur di ladang diduga adalah korban. Namun polisi belum mengonfirnasi kebenaran informasi itu.
Rilis kasus ini rencananya akan digelar pagi ini oleh Polres Banjarnegara. Polisi akan mengungkap kasus itu secara lebih terang, berikut modus dan motif pelaku.
Baca Juga: 15 Pemain Timnas Basket Indonesia Uji Coba Pra-SEA Games di Australia, Berikut Daftarnya
Berita Terkait
-
Sepak Terjang Slamet Tohari, Dukun Pengganda Uang dari Banjarnegara
-
5 Fakta Kasus Penggandaan Uang Mbah Slamet di Banjarnegara, Banyak Mayat Korban Dikubur Satu Lubang
-
Cerita Warga Sekitar, Sosok Dukun Slamet Tak Terkenal, Namun Banyak Tamu Jauh Datang
-
5 Tahun Jadi Dukun Pengganda Uang, Ini Fakta-fakta Keji Mbah Slamet Habisi 11 Orang
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob