/
Selasa, 04 April 2023 | 14:02 WIB
Mbah Slamet dukun pengganda uang asal banjarnegara ditangkap (suara Purwokerto)

SuaraTasikmalaya - Lagi dukun sadis makan korban, kali ini sebanyak 11 pelangannya dibunuh oleh Slamet Tohari (45) atau Mbah Slamet  warga Desa Balun Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara. Peristiwa mengegerkan itu terungkap setelah korbannya orang  Sukabumi 

Slamet kini sudah diamankan polisi, tampangnya beredar di media sosial dan viral. tasikmalaya.suara.com melihat postingan yang menunjukkan dukun cabul sedang diikat  dua pria lain pada malam hari.

Dia juga diawasi oleh beberapa polisi, Tampanya penagkapan   penangkapan tersebut dengan mengenakan jas hujan. Dalam video lainnya, tampak seorang warga sedang memperlihatkan bukti kekejaman Mbah Slamet yang  diduga mengubur para korbannya dalam satu lubang.

Tampak juga dia yang mengenakan kaos warna krem  digiring polisi saat tengah gelap malam yang disertai gerimis. Tubuhnya tampak terikat police line berjalan melintasi jalan setapak kebun. Mbah Slamet yang konon punya ilmu kebal tak mempan lagi menghindar dari kejaran polisi.

Berdasarkan keterangan dari warga Mbah Selamet ternyata pernah ditangkap dan mendekam di penjara karena kasus uang palsu di Pekalongan. 

Namun yang membuat warga terkaget kasus yang menjerat THR kali ini beda. Polisi juga mengungkap dugaan pembunuhan dalam perkara yang menyeretnya. 

  Buktinya, ditemukan mayat yang dikubur di ladang diduga adalah korban. Namun polisi belum mengonfirnasi kebenaran informasi itu. 

  Rilis kasus ini rencananya akan digelar pagi ini oleh Polres Banjarnegara. Polisi akan mengungkap kasus itu secara lebih terang, berikut modus dan motif pelaku. 

Baca Juga: 15 Pemain Timnas Basket Indonesia Uji Coba Pra-SEA Games di Australia, Berikut Daftarnya

Load More