Suara.com - Nama Slamet Tohari (45) alias Mbah Slamet viral sebagai dukun pengganda uang asal Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah. Sepak terjang Slamet Tohari sebagai dukun pengganda uang sudah terjadi selama sekitar lima tahun.
Sedikitnya dia telah membunuh sebelas orang korban dengan modus akan membuat uang milik korban menjadi lebih banyak. Kesebelas mayat korban tersebut ditemukan di kebun Mbah Slamet. Hingga kini polisi masih terus melakukan penyelidikan sehingga kemungkinan penemuan korban akan terus bertambah.
Kecurigaan terhadap Mbah Slamet dimulai ketika seorang korban berinisial PO yang merupakan warga Sukabumi Jawa Barat dibunuh oleh Mbah Slamet dengan cara diracun kemudian dikubur di jalan setapak menuju hutan.
PO dihabisi karena terus menanyakan hasil uang yang digandakannya pada pelaku. PO merupakan korban yang percaya Mbah Slamet benar-benar memiliki kekuatan menggandakan uang.
Mbah Slamet yang kesal kemudian memberikan minuman yang dicampur racun ikan pada PO dengan dalih sebagai ritual. Terungkapnya kasus pembunuhan berantai Mbah Slamet ini karena PO tak bisa dihubungi keluarga sejak 24 Maret 2023.
Ketika PO sampai di rumah Mbah Slamet pada 23 Maret 2023, dia sempat berkirim pesan Whatsapp kepada anaknya untuk menghubungi polisi jika tidak ada kabar dalam beberapa hari ke depan.
Penyelidikan polisi yang berangkat dari kasus PO ini berhasil menemukan sepuluh mayat lain yang dikuburkan di sekitar makam PO. Beberapa mayat bahkan dikubur dalam satu lubang. Banyak di antara mayat-mayat tersebut merupakan jenazah yang dikuburkan dalam waktu lama. Hal tersebut diketahui karena kondisi mayat hanya tinggal tulang.
Kasat Reskrim Polres Banjarnegara AKP Bintoro Thio Pratama mengatakan hingga kini, polisi masih terus melakukan pendalaman dan penyelidikan guna mengetahui kepastian jumlah korban jiwa Mbah Slamet.
"Untuk jumlah pasti (korban pembunuhan Mbah Slamet) belum bisa kami pastikan. Namun kami terus melakukan pengembangan terkait kasus ini," ujar AKP Bintoro Thio Pratama di lokasi kejadian pada Senin (3/4/2023).
Baca Juga: Sadis, Ini Dia Sosok Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara yang Bunuh 11 Orang
Kepolisian menyampaikan bahwa sosok Mbah Slamet sudah menjadi dukun pengganda uang selama lima tahun terakhir. Bahkan dalam pengakuannya, Mbah Slamet mengklaim bisa menggandakan uang hingga Rp5 miliar.
Mbah Slamet menjerat korbannya dari media sosial Facebook dibantu oleh asisten inisial BS yang kini sudah ditangkap polisi. Atas aksi kejinya, Mbah Slamet terancam pidana maksimal hukuman mati, sesuai Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Dukun di Banjarnegara Bunuh 11 Orang dengan Racun Ikan, Kelabuhi Korban dan Ungkap Ritual
-
Masih Percaya Berobat ke Dukun Bikin Sembuh? Buya Yahya Ingatkan Iman Hilang Bikin Penyakit Lebih Besar Datang
-
5 Fakta Kasus Penggandaan Uang Mbah Slamet di Banjarnegara, Banyak Mayat Korban Dikubur Satu Lubang
-
Korban Tewas Warga Sukabumi Sudah Firasat, Jika 2 Hari Tidak Pulang Minta Anaknya Ajak Polisi Datangi Rumah Mbah Slamet di Banjarnegara
-
Sadis, Ini Dia Sosok Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara yang Bunuh 11 Orang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan