SuaraTasikmalaya.id - Liga Primer Inggris musim 2022/2023 mencetak rekor baru. Musim belum usai, namun total manajer yang dipecat sudah paling banyak sepanjang sejarah Premier League dimulai 30 tahun silam.
Terbaru adalah pemecatan 2 manajer di hari yang sama, 2 April. Brendan Rodgers (Leicester) dan Graham Potter (Chelsea) dipecat berbarengan dalam sehari.
Kini, total sudah 12 orang manajer yang di-PHK oleh klub-klub Liga Inggris musim 2022/2023. Padahal musim ini masih menyisakan 2 bulan sebelum rehat musim panas Juni dan Juli nanti.
Bisa jadi, manajer yang dipecat bakal bertambah. Banyak tim yang tampil buruk di musim ini setelah pada 2021/2022 menunjukkan performa menjanjikan.
Mereka yang Dipecat Bisa Dihimpun jadi Kesebelasan Lengkap
Kedua belas manajer yang telah dipecat jika iseng kita kumpulkan dalam sebuah tim bisa membentuk sebuah kesebelasan elit dengan kekuatan lini tengah yang ‘mengerikan’.
Apalagi rata-rata para pelatih yang dipecat itu dulunya merupakan mantan pebola profesional. Yang mana usai pensiun bermain, banting stir menjadi pelatih.
Satu-satunya orang yang bukan mantan pesepakbola profesional ialah Bruno Lage. Bekas manajer Wolves itu memulai karier langsung sebagai asisten pelatih, bukan dari pemain.
Karena tak ada yang berposisi sebagai kiper semasa aktif bermain, maka kita tempatkan Bruno sebagai penjaga gawang tim imajinatif ini.
Baca Juga: Musim Segera Berakhir, Persik Kediri Gerak Cepat Amankan Empat Pemain
Formasi yang Cocok
Lini belakang tim ini bakal menyedihkan. Tak ada nama yang benar-benar menjanjikan di barisan pertahanan.
Brendan Rodgers pensiun dini di usia 21 tahun kala bermain sebagai bek kanan untuk Newport. Pria asal Irlandia Utara itu langsung ganti haluan menjadi asisten pelatih di berbagai klub sepakbola.
Dengan pola 4 bek, duet bek tengah diperkuat para mantan pelatih Chelsea. Begini urutannya dari kiri ke kanan:
Nathan Jones (dipecat Southampton), Potter (Chelsea), Tuchel (Chelsea), Rodgers (Leicester).
Keempat bek ‘lemah’ itu dilindungi benteng kokoh defensive midfielder (DM) tangguh dalam diri Patrick Vieira.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi
-
Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya
-
Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren
-
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT