/
Sabtu, 08 April 2023 | 09:20 WIB
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyampaikan penjelasan usai mengikuti rapat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/2/2023). ((Suara.com))

SUARA TASIKMALAYA - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono akan mengerahkan kekuatan TNI untuk mendukung pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2023.

Itu dikatakannya saat menghadiri Rakor Lintas Sektoral bersama tentang pengamanan Idul Fitri 1444 H Tahun 2023 yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy di Rupattama Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis, (6/4/2023).

Panglima TNI mengatakan, selain menyiapkan jajaran Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil), TNI juga akan menyiagakan sejumlah alat utama sistem pertahanan (alutsista) demi menjamin kelancaran dan keamanan selama arus mudik dan balik Lebaran 2023 berlangsung.

“TNI juga menyiagakan alutsista untuk mendukung arus mudik maupun balik baik angkutan udara, laut atau darat apabila nanti diperlukan mengantisipasi peningkatan masyarakat yang akan mudik,” ujar Yudo, dikutip dari laman resmi Tentara Nasional Indonesia, pada Sabtu, (8/4/2023).

Selain itu, langkah lain yang juga ditempuh Panglima TNI adalah dengan menurunkan pasukan untuk menjaga keamanan bandara, pelabuhan, serta berbagai objek vital yang akan ditinggal cuti selama lebaran.

Lebih lanjut, Panglima TNI juga menyebut bahwa TNI akan turut membantu terjaganya ketersediaan pangan, hingga membantu menekan kemungkinan terjadinya kecelakaan dalam perjalanan mudik melalui moda transportasi laut.

"TNI juga siap membantu kesediaan pangan apabila terjadi kekurangan dan adanya kapal-kapal yang mungkin nanti dalam mudik ini banyak menggunakan jalur laut yang rawan terhadap terjadinya kecelakaan," jelas Panglima TNI.

“Untuk mengantisipasi banyaknya korban pada kecelakaan laut, penggunaan swimpes sangat membantu bila alat keselamatan lain tidak terpenuhi, khususnya di daerah-daerah rawan, mulai dari Madura, Sulawesi Selatan, Kaltim, Ambon dan Papua,” sambungnya.

Sementara itu, Menko PMK, Muhadjir Effendy, menyampaikan untuk arus mudik Lebaran 2023 diprediksi akan terdapat lonjakan pergerakan masyarakat dibandingkan dengan tahun 2022.  Sekitar 123,8 juta orang diperkirakan akan melakukan perjalanan selama libur Lebaran 2023.

Baca Juga: Kampung Ramadan Desa Sumberejo, Tradisi Ramadan Paling Meriah Kota Batu!

Angka tersebut akan meningkat 44,8 persen atau 38,3 juta orang dari Lebaran 2022, di mana sekitar 85,5 juta orang tercatat melakukan perjalanan mudik pada tahun lalu.

"Panglima TNI dengan Kapolri dan Kemenhub akan segera menyusun perencanaan dan design seperti tahun sebelumnya dengan lebih detail yang mencakup operasional mobil barang, jalur alternatif, rekayasa lantas, harga tiket, rest area dan SPBU", pungkas Menko PMK.  (*/editor zahran)

Load More