News / Nasional
Kamis, 21 Mei 2026 | 08:52 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. [Antara]
Baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya menegaskan bahwa model Ansy Jan De Vries bukan merupakan korban begal di kawasan Kebon Jeruk.
  • Hasil penyelidikan polisi membuktikan bahwa narasi pembegalan viral tersebut tidak pernah terjadi dan sengaja dibuat demi iseng.
  • Pihak kepolisian tidak menemukan bukti tindak pidana di lokasi kejadian maupun data pasien di Rumah Sakit Sumber Waras.

Suara.com - Polda Metro Jaya memastikan model Ansy Jan De Vries bukan korban begal. Kepastian ini ditegaskan untuk meluruskan kabar yang sempat viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebut dari haril penyelidikan terungkap kalau narasi pembegalan brutal di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat itu tidak pernah terjadi dan dibuat hanya karena iseng.

"Apa motifnya, yang pertama karena iseng, yang kedua ingin mengglorifikasikan bahwa beberapa kejadian viral tentang begal," tegas Budi kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).

Model wanita bernama Ansy Jan De Vries dikabarkan menjadi korban begal di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. [Suara.com/Instagram]

Sebagaimana diketahui, dalam narasi yang sempat beredar di media sosial, Ansy Jan De Vries disebut dibacok komplotan begal usai pulang kerja menggunakan ojek online.

Korban juga diceritakan dalam kondisi kritis akibat luka serius.

Polisi sempat melakukan pengecekan langsung ke Rumah Sakit Sumber Waras yang disebut dalam unggahan tersebut sebagai tempat korban dirawat.

Namun hasilnya, pihak rumah sakit memastikan tidak ada pasien atas nama Ansy Jan De Vries.

Selain ke rumah sakit, polisi juga turut mengecek lokasi yang disebut sebagai tempat kejadian perkara di sekitar samping Tol Kebon Jeruk. Namun, lagi-lagi petugas tidak menemukan bukti adanya pembegalan maupun pembacokan.

Meski dipastikan bukan korban kejahatan, polisi tetap memberikan pendampingan psikologis terhadap yang bersangkutan.

Baca Juga: Begal Bersenpi Ditangkap di Pasar Rebo, Sudah Beraksi di 6 Lokasi Jakarta Timur hingga Bekasi

"Polda Metro Jaya sudah hadir untuk melakukan pendampingan psikologis kepada yang bersangkutan dan kami putuskan, simpulkan dari hasil pendalaman bahwa yang bersangkutan bukan merupakan korban dari suatu peristiwa pidana," pungkas Budi.

Load More