/
Sabtu, 08 April 2023 | 15:00 WIB
Mengenal darah istihadhah yang terjadi pada wanita. (pixabay)

SUARA TASIKMALAYAIstihadhah adalah darah yang keluar dari kemaluan wanita, yang tidak sesuai dengan ketentuan haid dan nifas

Wanita yang mengalami istihadhah tetap diwajibkan untuk melaksanakan ibadah seperti sholat atau puasa karena masih dianggap suci.

Dilansir dari berbagai sumber, terdapat beberapa kategori dan penyebab seorang wanita bisa mengalami istihadhah. 

Pertama, darah yang keluar pada anak perempuan yang belum mencapai usia haid, yaitu mereka yang berusia kurang dari 9 tahun. 

Kedua, darah yang keluar kurang dari 24 jam, berbeda dengan haid yang pasti keluar secara terus-menerus selama 24 jam. 

Kemudian yang ketiga, darah keluar melebihi waktu haid, yaitu lebih dari 15 hari 15 malam. Jadi apabila ada darah yang keluar dari kemaluan wanita, melebihi periode haid maka dapat dikategorikan sebagai darah istihadhah. 

Keempat, darah yang keluar dari masa suci kurang dari 15 malam. Pada kategori keempat ini, darah bisa disebut dengan darah istihadhah apabila memenuhi syarat tertentu. 

Dan yang terakhir, darah yang keluar karena penyakit. Misalnya, seorang anak perempuan jatuh dan terluka di bagian perutnya, sehingga mengakibatkan darah secara terus-menerus keluar dari kemaluannya. Maka darah itu termasuk pada darah istihadhah. 

Di samping itu, penting bagi wanita yang mengeluarkan istihadhah untuk segera bersuci, karena masih diwajibkan untuk beribadah. (*)

Baca Juga: Disebut Bukan Tipe Setia, Marc Klok Dikabarkan Akan Hengkang dari Persib Bandung ke Klub Ini

Tata caranya yaitu membersihkan kemaluan dengan air, kemudian menyumbat jalan keluar darah, dan berwudhu. 

Niatnya bewudhu bagi wanita yang mengeluarkan istihadah itu bukan untuk menghilangkan hadas, melainkan agar diperbolehkan untuk menjalani ibadah sholat. (*)

Load More