/
Sabtu, 08 April 2023 | 13:00 WIB
Potret Buya Yahya. Buya Yahya jelaskan hukum sholat Ied di rumah. (YouTube Al-Bahjah TV)

SUARA TASIKMALAYA – Berikut penjelasan hukum melaksanakan Sholat Ied di rumah menurut Buya Yahya.

Sholat Ied adalah sholat yang hukumnya sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang dikukuhkan atau sangat dianjurkan. 

Sudah menjadi tradisi bagi umat muslim untuk melaksanakan sholat Ied secara berjamaah, baik di masjid atau tempat lain. 

Namun, terdapat beberapa orang yang kesulitan untuk melakukan ibadah sholat Ied secara berjamaah, sehingga mereka memilih untuk sholat di rumah masing-masing. 

Lalu, apakah sah dan diperbolehkan bagi umat muslim untuk melakukan sholat Ied di rumah?

Menurut Buya Yahya, sholat Ied yang dilakukan di rumah itu hukumnya sah. Jadi boleh saja bagi umat muslim untuk menjalankan sholat Ied di rumah. 

Terutama bagi perempuan atau laki-laki yang terlalu bersolek saat lebaran, sangat dianjurkan bagi mereka untuk sholat Ied di rumah. Karena ketika lebaran, umat muslim diminta untuk tidak tampil berlebihan. 

Terdapat tiga tingkatan yang paling baik saat melakukan sholat Ied di rumah. 

Tingkatan pertama, yaitu melakukan sholat 2 rakaat dengan 7 kali takbir, dan 2 kali khotbah. Kemudian yang kedua, sholat 2 rakaat dan 7 kali takbir. Sedangkan tingkatan ketiga, sholat 2 rakaat tanpa takbir atau khotbah. 

Baca Juga: Dipastikan Persib vs Persita, Dilaksanakan Tanpa Bobotoh, Ini Penyebabnya

Jadi sah hukumnya bagi umat muslim yang melaksanakan sholat Ied dengan hanya 2 rakaat, meskipun tidak melakukan khotbah dan 7 kali takbir. 

Tapi tentu saja hal ini harus disertai dengan alasan yang jelas, karena pada dasarnya sholat Ied itu lebih baik dilakukan secara berjamaah di tempat yang sudah ditentukan. 

Bahkan perempuan yang sedang haid pun diharuskan datang ke tempat sholat Ied, dengan tujuan menyebarkan syi'ar. (*)

Load More