SUARA TASIKMALAYA- Timnas Indonesia U-22 akan segera bertanding di SEA Games 2023, di akhir bulan ini.
Pelatih Timnas U-22, Indra Sjafri mengatakan, dirinya mendatang dua pemain baru lagi untuk bergabung membela Timnas U-22 di SEA Games 2023 mendatang.
Dilansir dari laman bolatimes.com, pemain baru yang didatangkan oleh pelatih Indra Sjafri yakni, Pratama Arhan (Tokyo Very/Jepang) dan Marselino Fedinan (KMSK Deinze/Belgia).
"Ya ini sudah dipastikan nanti akan ada datang Arhan dan Marselino, dan juga pemain-pemain PSM setelah pertandingan tanggal 16 dan Persija tanggal 15. Setelah itu kita akan fokus dengan semua pemain yang kita panggil," kata Indra Sjafri, dikutip dari bolatimes.com, Rabu (12/4/2023).
Hingga saat ini, total pemain yang berada di TC Timnas U-22 berjumlah 34 pemain. Namun, hanya 20 pemain saja ynag akan dibawa untuk SEA Games 2023 di Kamboja.
Dalam waktu-waktu mendekati SEA Games 2023, Indra Sjafri dan Tim mulai melakukan laga-laga uji coba.
Setelah lawan Bhayangkara FC, Timnas Indonesia U-22 segera menghadapi Lebanon pada tanggal 14 dan 16 April mendatang.
Satu laga uji coba lagi yang akan digelar pada tanggal 18 April. Namun, belum diketahui lawannya siapa.
"Sasaran uji coba pertama kita akan membuat suatu game plan di setiap pertandingan yang nanti akan kita persiapkan di SEA Games,” ungkap Indra Sjafri
“Yang kedua kita akan mencoba mulai memilih pemain-pemain yang di mana hanya 20 pemain yang akan kita bawa ke SEA Games,"
Sekarang kita punya lebih-kurang 34 pemain dan 34 pemain ini kita yang harus kita cari siapa sih pemain terbaik," tutupnya. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Persebaya Belum Mau Lepas Pemain ke Timnas Indonesia U-22, Aji Santoso Buka Suara
-
Indra Sjafri Beberkan Target Timnas Indonesia U-22 Dalam Laga Uji Coba
-
Indra Sjafri Akan Coret Lagi Skuad Timnas Indonesia U-22 Hingga Lolos 20 Pemain untuk SEA Games 2023
-
Resmi! Laga Persija Jakarta vs PSS Sleman Berlangsung di Stadion GBK
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026